Masyarakat Maros Diimbau Waspada Fenomena La Nina

BMKG

Kepala BMKG Stasiun Klimatologi Maros, Rakhmat Prasetia mengatakan La Nina diprediksi akan terjadi di beberapa wilayah di Indonesia termasuk wilayah Maros.

Jika la nina terjadi, maka akan terjadi peningkatan curah hujan.

“Secara umum jika la nina terjadi maka akan terjadi peningkatan curah hujan di beberapa wilayah Indonesia termasuk wilayah Maros,” katanya.

Di Kabupaten Maros, musim hujan diprediksi akan terjadi bulan November dan Desember mendatang.

“Makanya kita mengimbau agar tetap waspada dengan potensi hujan lebat. Apalagi musim hujan yang disertai fenomena la nina ini akan menambah intensitas hujan,” ungkapnya.

Bahkan intensitas curah hujan yang terjadi ini diprediksi mengalami peningkatan sekitar 10 sampai 20 persen.

“Itu disebabkan adanya potensi la nina. Makanya kita mengimbau agar warga terus waspada,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Maros, M Fadli mengatakan pihaknya telah membuat imbauan resmi kepada masyarakat terkait kesiapan mengahadapi la nina.

“Kita sementara membuat imbauan resmi kepada masyarakat, melalui pemerintah kelurahan dan desa terkait kesiapan menghadapi la nina,” katanya.

Imbauan tersebut meminta masyarakat untuk membersihkan sampah di area tempat tinggal.

“Ini semisal membersihkan sampah khususnya yg ada disekitar tempat tinggal dan juga memangkas pohon yg dianggap rawan untuk tumbang apabila terjadi angin kencang,” lanjutnya

Ia menambahkan pihaknya pun telah melakukan koordinasi kepada pemerintah di setiap wilayah kecamatan maupun desa terkait titik evakuasi bencana.

“Selanjutnya kita koordinasikan kepada pemerintah yg ada di kecamatan, kelurahan atau desa untuk mempersiapkan sedini mungkin terkait titik evakuasi maupun penampungan bilamana terjadi banjir termasuk menyediakan logistik untuk warganya yg terdampak,” tambahnya.

BPBD juga telah menyiapkan sarana pendukung dalam rangka penanganan bencana, termasuk relawan satgas yg setiap saat siaga di posko.

“Kami ada 50 org disini yg standby nanti akan jaga bergiliran,” lanjutnya.

Diketahui, BPBD Maros juga telah melaksanaan pelatihan mitigasi penanganan bencana yang diikuti oleh relawan dari ormas maupun organisasi kepemudaan yg setiap saat siap membantu dalam penanganan bencana di Maros. (*)