
Anggota Komisi II DPRD Maros Rusli Rasyid mengusulkan untuk pemindahan pasar Pakallu di Bantimurung Maros.
Pasalnya, saat ini pasar tersebut terlihat semrawut dan tidak terurus.
Ia menjelaskan, pemerintah daerah sudah seharusnya mengambil tindakan untuk penanganan pasar tradisional tersebut.
Apalagi sejauh ini pemerintah daerah telah merenovasi hampir seluruh pasar di Kabupaten Maros, kecuali pasar Pakallu. Hal ini dikarenakan pasar tersebut berdiri di lahan milik Kodam XIV Hasanuddin.
“Semua pasar di beberapa kecamatan telah direnovasi oleh Bupati Maros dulu, Hatta Rahman. Cuma Pasar Pakallu yang tdak direnovasi, karena lahannya bukan milik Pemda,” tuturnya.
Karena itu, untuk memberikan kenyamanan pedagang dan pembeli, pria asal Cenrana ini mengusulkan untuk memindahkan lokasi pasar tersebut.
“Sebaiknya Pemda membeli lahan yang ada di sekitar pasar itu untuk dijadikan pasar,” jelasnya.
Ia menuturkan, usulan pembelian lahan untuk pasar Pakallu ini didapatkannya berdasarkan keluhan dan aspirasi sejumlah pedagang di pasar tersebut kepadanya.
Menurutnya, para pedagang juga sudah merasa tidak nyaman untuk berjualan di tempat tersebut. Tak hanya itu, bangunan di pasar itu juga sudah cukup lama. Sehingga pedagang pasar pun menginginkan pemindahan Pasar Pakallu ke tempat yang lebih layak.
“Bayangkan saja, bangunan itu tidak pernah direnovasi sejak pertama kali dibangun. Kalaupun ada yang rusak, pedagang hanya memperbaiki ala kadarnya. Karena mereka tidak bisa mengganti atau membangun yang baru, karena itu bukan lahan milik Pemda,” ungkapnya. (*)
