24 Atlet dan Nelayan Mengikuti Lomba Perahu Tradisional di Sungai Maros

24 Atlet dan Nelayan Mengikuti Lomba Perahu Tradisional di Sungai Maros

 

INFO,MAROS– Sebanyak 24 warga asal Maros mengikuti lomba mendayung perahu tradisional yang digelar di bantaran sungai Maros, Lingkungan Baju Bodoa, Kacamatan, Kamis (18/8/2022).

Lomba mendayung ini digelar untun memeriahkan perayaan HUT Ke-77 Republik Indonesia.
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Bupati Maros, Chaidir Syam diiringi pertunjukan rampak gendang oleh remaja sekitar.

Sepanjang jalan area perlombaan dipenuhi oleh masyarakat berbagai kalangan yang ingin menyaksikan langsung perlombaan ini.

Ketua panitia, Herul mengatakan lomba mendayung ini sudah mulai diselenggarakan sejak 2017, namun sempat terhenti akibat pandemi Covid-19.

“Lomba mendayung ini sudah ada sejak 2017, namun terhenti pada tahun 2020-2021 karena pandemi, 2022 baru digelar lagi, rencananya akan menjadi event tahunan disini,” ujarnya.

Ia mengatakan lomba mendayung tahun 2022 ini diikuti oleh 24 tim.

“Sejauh ini, pesertanya 24 tim, terdiri dari nelayan dan ada juga dari tim olahraga mendayung Maros,” katanya.

Dalam perlombaan ini, kata Herul, setiap tim terdiri atas dua orang dalam satu perahu.

Mereka nantinya akan mendayung sejauh 200 M.

Kemudian mengambil bendera yang ditancapkan pada sterofoam.

“Syaratnya itu harus mengambil bendera merah putih kecil yang ada ditengah, kemudian mendayung kembali, jadi panjang lintasan itu totalnya 400 M,” katanya.

Herul menambahkan, perahu yang digunakan peserta disediakan langsung oleh panitia.

Hal ini dilakukan untuk menghindari adanya kecurangan diantara peserta.

“Panitia menyediakan perahu untuk perlombaan ini, agar tidak ada kecurangan, perahu yang disediakan ini masih yang tradisional,” sebutnya.

Peserta yang menang, akan mendapatkan tropi, sertifikat dan uang pembinaan.

Sementara itu, Bupati Maros, Chaidir Syam mengapresiasi perlombaan dayung yang digelar oleh masyarakat bantaran sungai Maros ini.

Ia mengatakan pihaknya akan memberikan dukungan penuh, dan bantuan dana agar Kegiatan ini bisa dilakukan setiap tahun.

“Kita berharap dengan adanya perlombaan seperti bisa melahirkan atlet-atlet dayung di kabupaten Maros,”harap Chaidir.