PT PLN (Persero) UP3 Makassar membuat sambungan listrik baru untuk sektor pertanian di Dusun Pakalli Desa Allatenggae Kecamatan Bantimurung Kabupaten Maros.
Manager PLN UP3 Makassar, Yuli Ashaniais Ramadhani mengatakan, program ini dirancang untuk membantu para petani keren di Maros dalam meningkatkan produktivitas sehingga dapat mengurangi beban biaya operasional.
“Kami hadir untuk para petani keren yang ada di Maros, salah satunya agar para petani bisa lebih sejahtera. Angka produksi pertanian tidak terlalu besar,” katanya.
Ia mengatakan, program sambungan mesin pompa yang launching hari ini berkapasitas 5.500 watt. Namun nilai tersebut akan terus ditambah seiring kebutuhan petani di wilayah itu. Selain dapat mengaliri irigasi, tujuan PLN juga memberikan rasa nyaman dalam bertani.
“Misalnya, petani pada saat mau bertani tidak perlu lagi membawa bekal, mereka bisa memasak di area sawahnya. Jadi lebih memudahkan petani. Dan jauh lebih efisien,” jelasnya.
Ia mengatakan, penggunaan energi listrik pompa air dinilai lebih efesien dibanding menggunakan BBM. Satu mesin jika memakai solar dalam 24 jam membutuhkan 14 liter dengan biaya Rp 91.000.
“Sedangkan jika menggunakan pompa listrik dengan daya 750 Watt hanya Rp 32.000, jadi bisa hemat sampai 45 persen,” rincinya.
Bupati Maros, Chaidir Syam sangat mengapresiasi inovasi yang dilakukan oleh PT PLN (Persero) UP3 Makassar.
