Bupati Maros, Chaidir Syam meninjau aktivitas truk pengangkut timbunan proyek pembangunan rel kereta api di Lingkungan Panaikang Kelurahan Pallantikang Kecamatan Maros Baru Kabupaten Maros, Rabu (13/10/2021).
Peninjauan ini dilakukan Bupati Maros lantaran masyarakat sekitar proyek yang kerap mengeluhkan aktivitas truk pengangkut timbunan ini.
Saat peninjauan itu, Chaidir Syam menyusuri sepanjang jalan poros yang dilalui truk pengangkut timbunan.
Baca juga: Pembebasan Lahan Rel Kereta Api di Maros Capai 98 Persen
Usai melihat kondisi jalan, ia kembali melakukan evaluasi bersama warga. Ia pun menegaskan bahwa pemerintah tidak akan mengabaikan kritikan warga, apalagi terkait pembangunan rel kereta api yang masuk dalam proyek strategis nasional ini.
Chaidir Syam menegaskan, bahwa aktivitas pengangkutan timbunan harus selesai pertengahan bulan November, sebab, di akhir bulan akan masuk musim hujan, sesuai data BMKG.
“Targetnya ini selesai di pertengahan bulan. Saya sudah berdiskusi dengan BMKG, di akhir November itu truk sudah tidak bisa masuk karena hujan lebat,” jelasnya.
Sekadar diketahui, yang banyak diresahkan warga dalam aktivitas truk timbunan ini adalah jam operasional. Menurut warga, seharusnya truk beroperasi mulai pukul 08.00-17.00. Tetapi, banyak truk yang mulai lalu lalang pukul 07.00, sehingga memicu kemacetan dan mengganggu anak sekolah.
