Satpol-PP Maros Atasi Kesemrawutan Pasar Subuh

Info Maros

Kondisi pasar subuh di Pasar Rakyat Butta Salewangan yang dulunya semrawut, akhirnya bisa tertata dengan baik setelah pihak pengelola meminta bantuan penertiban dan penataan ke Satpol PP Maros.

Pasar subuh di lokasi yang lebih dikenal dengan Pasar Tramo itu, sebelumnya juga dikeluhkan para pedagang yang berada di dalam bagunan pasar.

Pasalnya, pasar subuh yang harusnya hanya boleh beroperasi sampai jam 7 pagi, justru tetap buka sampai siang hari.

Plt Kasatpol PP Maros, Towadeng mengatakan, pihaknya sudah tiga hari melakukan penertiban dan penataan khusus untuk pedagang di pasar subuh itu.

Hasilnya, para pedagang kini sudah tertib, baik dari tempat, maupun waktu berjualan.

“Pak Bupati memerintahkan kami agar penertiban dilakukan dengan humanis. Kami turun selama tiga hari berturut-turut dan alhamdulillah pedagang bisa menerima. Dulunya memang kondisinya sangat semrawut di sana,” kata Towadeng, Kamis (16/9/2021).

Ia menjelaskan, penataan pedagang dimulai dengan memberikan garis penanda wilayah berjualan para pelapak yang berukuran 3×3 meter. Setiap pedagang pasar subuh harus berjualan di dalam garis itu, agar tertata rapi.

“Kami bersama pihak pengelola pasar membuat garis kotak 3×3 meter untuk satu pedagang. Dulu mereka menggelar dagangan seenaknya saja, hingga hampir tidak ada jalan untuk dilalui. Nah sekarang sudah sangat tertata rapi,” lanjutnya.

Selama ini  tempat penjualan yang ada di sisi utara Pasar Tramo itu sudah penuh, padahal sangat luas. Pedagang pun kadang saling bertengkar karena mereka saling berebut lapak untuk berjualan di depan.