Vaksinasi Ibu Hamil di Maros Masih Tahap Verifikasi

Pemkab Maros

Vaksinasi di kalangan ibu hamil di Kabupaten Maros saat ini masih tahap verifikasi. Hal ini disampaikan Plt Kepala Dinas Kesehatan Maros, dr Muhamamad Yunus.

“Sementara ini baru diverifikasi, data dan jumlah ibu hamil yang ada di Maros,” katanya, Kamis (9/9/2021).

Meski begitu, kegiatan vaksinasi ibu hamil sudah mulai dijalankan sejak Selasa lalu.

Ia mengatakan hingga saat ini baru 109 ibu hamil yang mengikuti vaksinasi.

“Pencanangan vaksinasi untuk ibu hamil dimulai Selasa kemarin. Dan hingga hari ini, jumlah ibu hamil yang sudah vaksin baru 109 orang,” sebutnya.

Ia juga mengatakan kriteria ibu hamil yang bisa menerima vaksin yakni usia kehamilan sudah tiga bulan.

“Semua ibu hamil yang usia kehamilan 3 bulan ke atas, untuk jumlah sasaran sendiri belum bisa dipastikan,” katanya.

Lambatnya proses vaksinasi di kalangan ibu hamil ditengarai akibat ketakukan para ibu hamil atas keselamatan janinnya.

“Sebagaian besar takut divaksin karena ragu atas keselamatan janinnya,” ujarnya.

Oleh karena itu, ia dibantu berbagai pihak gencar melakukan sosialisasi terkait vaksin ibu hamil.

“Apalagi vaksinasi bagi ibu hamil ini merupakan perlindungan awal dari bahaya paparan covid-19,” tambahnya.

Sosialisasi vaksinasi untuk ibu hamil sangat mudah dilakukan karena sasarannya jelas.

“Sasarannya sudah jelas, ibu hamil dan yang lakukan sosialisasi pastinya adalah bidan masing-masing,” paparnya.

Sembari memeriksa kehamilan, para ibu hamil juga akan diberitahu mengenai vaksinasi.

Ia menambahkan apabila ada ibu hamil yang ingin melakukan vaksinasi, bisa langsung datang ke puskesmas wilayah masing-masing.

“Disana sudah ada disediakan, nanti tinggal bawa KTP dan screening kesehatan,” tuturnya.

Diketahui, Dinas Kesehatan Maros telah menerima petunjuk teknis mengenai vaksinasi ibu hamil pada 2 Agustus lalu.

“Jadi kemarin kita sudah menerima petunjuk teknis mengenai vaksinasi ibu hamil 2 Agustus. Dan sudah kita coba sosialisasikan kepada para ibu hamil mengenai hal ini,” tutupnya. (*)