Ratusan pejabat pejabat administrator (Eselon III), pengawas (Eselon IV) dan pelaksana (staff) lingkup Pemerintah Kabupaten Maros tahun 2021, mengiktuti uji kompetensi di SMPN 2 Maros, (Senin (2/8/2021).
Uji kompetensi ini dilakukan BKPSDM bekerjasama dengan Kanreg IV BKN Makassar untuk penilaian potensi dan kompetensi pejabat administrator, pengawas dan pelaksana lingkup pemerintah Kabupaten Maros.
Kegiatan ini dibuka Bupati Maros, Chaidir Syam, dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19.
Chaidir Syam mengungkapkan, pelaksanaan uji kompetensj pejabat Administrator ini merupakan kerja keras BKPSDM yang berupaya menyelenggarakan kegiatan penilaian potensi dan kompetensi ini.
Kegiatan ini menjadi sumber informasi yang objektif mengenai karakter, keahlian, dan kemampuan pejabat eselon III, eselon IV, dan pelaksana.
“Kedepannya, ini akan dijadikan sebagai pertimbangan dalam pemetaan pejabat struktural. Selain itu, ini juga akan dijadikan sebagai evaluasi dalam meningkatkan kompetensi dari masing-masing pejabat,” jelasnya.
Kepala Bidang Pengembangan dan Pengawasan Kepegawaian (PDSK) Kanreg IV BKN, Abdul Rajab mengungkap peserta dapat rileks mengerjakan soal-soal yang ada.
“Bapak-ibu peserta tidak usah tegang, soal yang ada tidak jauh dari simulasi peristiwa atau aktivitas sehari-hari. Prinsip soalnya tidak ada salah benar, tetapi options yang dipilih akan menjadi cerminan sikap akan situasi yang seringkali dialami,” jelasnya.
Para peserta tidak saling bekerjasama dalam mengerjakan soal. Menurutnya, soal yang ada akan menjadi potret kepribadian ASN, maka harus dijawab sesuai dengan aktivitas pribadi masing-masing.
Kepala Badan Kepegawaian, Pengembangan dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Suriana Bohari melaporkan dalam kegiatan ini sebanyak 864 orang.
“Peserta yang berasal dari pejabat administrator sebanyak 146 orang, pejabat pengawas sebanyak 552 orang, dan pejabat pelaksana sebanyak 166 orang,” jelasnya.
Ia menjelaskan, kegiatan ini akan berlangsung selama lima hari yakni tanggal 2-6 Agustus 2021. Dalam proses penilaian akan dinilai oleh tim penilai sebanyak 10 orang dari Kanreg IV BKN Makassar.
Usai pelaksanaan pembukaan, selanjutnya peserta diarahkan ke lab komputer untuk mulai mengerjakan uji potensi dan kompetensi. (*)
