
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros membayarkan Tunjangan Hari Raya (THR) pada lebaran tahun ini.
Sebanyak 7.120 ASN menerima THR yang dapat dicairan melalui Bank Sulselbar. Pencairan THR ASN dimulai sejak Selasa kemarin.
Bupati Maros, Chaidir Syam, mengatakan, Maros menjadi kabupaten pertama yang membayarkan THR ASN di Sulsel.
“Alhamdulillah tanggal 4 Mei kemarin kami sudah membayarkan THR ASN dilingkup Pemkab Maros dan kami menjadi yang pertama membayarkan THR di Sulsel,” ujarnya, Rabu (5/5/2021).
Pembayaran THR menjadi komitmen Pemkab Maros untuk selalu memberikan hak ASN tepat waktu.
Anggaran untuk pembayaran THR ASN di Maros mecapai Rp 32 miliar.
“Sekitar hampir Rp 32 miliar kita siapkan untuk pembayaran THR bagi 7.000 ASN, transfer kita lakukan setelah ada juknis turun dari Kementerian Keuangan,” tuturnya.
Tahun ini pejabat eselon II juga akan menerima THR.
Chaidir Syam berharap ASN memanfaatkan THR ini untuk memenuhi kebutuhan ramadan dan jelang Idulfitri.
Kepala Badan Pengelola Keuangan Maros, Sam Sophyan menambahkan, jumlah ASN yang menerima THR sebanyak 7.120 dengan anggaran mendekati Rp 32 miliar. Jumlah pejabat eselon II 35 orang.
“Sebenarnya meski pejabat eselon II tidak diberikan THR itu jumlahnya tidak signifikan karena hanya 35 orang. Tapi semua ASN tahun ini dapat,” pungkasnya.
ASN Pemkab Maros, Muh Ilham mengaku bersyukur karena THR sudah dibayarkan oleh Pemkab Maros.
“Alhamdulillah, sehari sebelumnya gaji bulan Mei sudah masuk direkening dan kemudian ada lagi masuk THR,” ujarnya.
Ia mengakui pembayaran THR tepat waktu ini sangat membantu dalam mempersiapkan kebutuhan jelang Hari Raya Idulfitri. (*)
