Baznas Maros Target Capaian Zakat Rp 5 Miliar

Wabup Maros

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Maros berharap Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemkab Maros menyalurkan zakat, infak dan sedekah (ZIS) melaui Baznas.

Hal itu disampaikan Ketua Baznas Maros, HA Said Patombongi usai menerima zakat harta dariĀ  Wakil Bupati (Wabup) Maros, Hj Suhartina Bohari, Selasa (4/5/2021).

Menurutnya, saat ini pengumpulan zakat fitrah dari kalangan ASN belum maksimal. Sebanyak 7000 ASN lingkup Pemda Maros, masih terkumpul sekitar Rp 3 miliar lebih.

Sehingga Baznas Maros berpendapat agar ada regulasi yang mengatur seluruh ASN mengumpulkan zakatnya melalui Baznas kabupaten.

Menurutnya, secara optimis capaian zakat tahun ini bisa mencapai Rp 5 miliar lebih. Untuk itu pihaknya berharap Bupati Maros membuat regulasi tersebut.

“Nanti akan ada regulasi yang mengatur setiap zakat ASN dikumpulkan di masing-masing OPD untuk selanjutnya diserahkan ke Baznas kabupaten. Inilah yang sedang kami bicarakan dengan Bupati Maros,” tambahnya.

Sementara terkait zakat yang diserahkan Suhartina Bohari, ia menyampaikan, zakat yang diserahkan sebanyak Rp 280 juta dari keluarga besar H Bohari.

Sebanyak Rp 10.000.000 diserahkan secara simbolis oleh Wakil Bupati Maros kepada Baznas.

“Zakat ini bentuknya pribadi, hari ini kami dari pihak Baznas mendatangi kantor ibu Wabup untuk menerima secara langsung zakat yang disalurkan. Kami menerima dua kali zakat. Satu pribadi milik bu Wabup dan satunya lagi zakat dari rumpun keluarga besarnya,” jelasnya.

Zakat tersebut akan disalurkan Baznas melalui Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) yang ada di 103 desa dan kelurahan, bersama zakat infak dan sedekah (ZIS) yang dikumpulkan oleh Baznas. (*)