Pemkab Maros Cairkan Anggaran Sertifikasi Guru Sebanyak Rp 24,4 Miliar

Karang Taruna MarosPemerintah Kabupaten Maros telah mencairkan anggaran sertifikasi guru untuk triwulan pertama sebesar Rp 24,4 miliar.

Bupati Maros Chaidir Syam mengatakan, anggaran tersebut digunakan untuk sertifikasi guru TK, SD dan SMP sebesar Rp 21,9 miliar.

“Sedangkan untuk kekurangan pembayaran satu bulan pada 2020 sudah kita bayarkan juga sebesar Rp 2,5 miliar,” ungkapnya, Selasa (27/4/2021).

Snggaran Rp 24,4 miliar tersebut dengan rincian Rp 21,9 miliar untuk triwulan I dan Rp 2,5 miliar untuk kekurangan sertifikasi pada Desember 2020 lalu.

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan Maros, Takdir menjelaskan, terdapat kekurangan pembayaran pada dana sertifikasi tahun 2020. Kekurangan ini akibat dari pemotongan anggaran yang dilakukan oleh pemerintah pusat.

“Tidak terbayar satu bulan tahun lalu bukan kesalahan Pemkab Maros tapi memang ada pemotongan anggaran dari pusat, sehingga triwulan I ini ditutupi sebesar Rp 2,5 miliar. Ini untuk guru SMP yang tahun lalu terpaksa tidak dibayar selama 1 bulan,” jelasnya.

Ia merinci jumlah guru yang menerima sertifikasi sebanyak 1.832 orang dengan rincian guru TK sebanyak 99 orang, guru SD sebanyak 1210 dan guru SMP sebanyak 523 orang. (*)