
Pemerintah Kabupaten Maros menggelar musyawarah perencanaan pembangunan daerah (musrenbang) khusus untuk perempuan, anak, dan penyandang disabilitas.
Bupati Maros, H.A.S Chaidir Syam mengatakan, musrenbang perempuan, anak dan penyandang disabilitas ini merupakan yang pertama kali dilaksanakan di Maros.
Selama ini aspirasi mereka disalurkan di musrenbang tingkat desa, kecamatan dan kabupaten. Hanya saja, tidak semua keinginan bisa ditampung.
“Tidak semua perempuan bisa datang di musrenbang kecamatan, dan kabupaten. Maka dari itu kita melaksanakan musrenbang khusus untuk anak, perempuan dan disabilitas. Melalui musrenbang ini kita berharap lahir beberapa aspirasi dari mereka yang belum tersalurkan di musrenbang tingkat kecamatan dan kabupaten,” jelasnya.
Ia menuturkan, ke depannya dia akan membuat beberapa pembangunan yang ramah penyandang disabilitas. Termasuk akan membuat lift khusus penyandang disabilitas di kantor Bupati Maros.
Setelah pembukaan, peserta dari ketiga kelompok melakukan rembuk. Membuat poin-poin usulan yang selanjutnya disampaikan kepada pemerintah daerah.
Peserta musrenbang, Salma menyampaikan aspirasinya terkait pelaku usaha mandiri. Dia merasa belum ada perhatian pemerintah terhadap pelaku usaha mandiri.
Untuk UMKM, dia menyebut bahwa perempuan yang membuat usaha akan lebih berdaya jika produknya sudah bagus pengemasannya. Makanya dia mengusulkan pemerintah memfasilitasi. (*)
