
Bupati Maros, HM Hatta Rahman berpamitan kepada Kapolres Maros AKBP Musa Tampubolon, Senin (15/2/2021).
Hatta Rahman bersilaturahim sekaligus berpamitan karena masa jabatannya akan berakhir.
Kunjungan Bupati Maros ke Mapolres Maros disambut Kapolres Maros bersama seluruh personel dengan tradisi jajar kehormatan.
Selain itu, sebelumnya Hatta Rahman telah berpamitan ke jajaran Forkopimda Maros seperti Kajari, Ketua Pengadilan Negeri Maros, Dandim Maros, Danlanud, Ketua DPRD Maros dan GM Angkasa Pura I.
Forkopimda pertama yang didatangi Hatta adalah Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Maros.
Hatta Rahman berpamitan dengan memberikan cindera mata dan buku memori jabatan Bupati Maros selama dua periode. Sedangkan Forkopimda terakhir yang didatangi Hatta adalah Kapolres Maros.
“Ini buku saya, catatan perjalanan saya selama menjadi Bupati Maros selama dua periode. Apa yang saya lakukan selama 10 tahun terakhir tertuang dibuku ini. Semoga buku ini menjadi inspirasi bagi seluruh pihak yang membacanya,” ujarnya.
Hatta Rahman bersama Wakil Bupati Maros, HA Harmil Mattotorang, akan mengakhiri masa jabatannya pada 17 Februari 2021, keduanya akan digantikan oleh Bupati dan Wakil Bupati terpilih Pilkada 2020, Chaidir Syam dan Suhartina Bohari.
Ia melakukan gebrakan baru sebelum mengakhiri masa jabatannya dengan mengundang Bupati dan Wakil Bupati terpilih mengenal lingkungan Pemkab Maros. Setelah itu, pamit kepada jajaran Forkopimda dengan mendatanginya satu per satu.
“Secara khusus saya juga meminta maaf atas segala kekurangan selama memimpin Maros. Kami bukan manusia sempurna tapi kami telah berusaha melalukan yang terbaik,” pungkasnya.
AKBP Musa Tampubolon memberikan apreasiasi yang tinggi kepada Hatta Rahman selaku Bupati Maros. Menurutnya kerjasama yang terjalin antara Polres Maros dan Pemkab Maros sangat baik.
“Selama 10 tahun menjabat, pak bupati ini mampu membawa Kabupaten Maros menjadi daerah yang sangat maju, baik dari segi pembangungan, ekonomi dan kualitas SDM masyarakatnya,” katanya.
Polres Maros sangat merasakan manfaat pembangunan yang di inisiasi Bupati Maros dengan hibah gedung Promoter dan gedung Reskrim.
“Saya pernah dengar istilah ‘ susah didapat jalan jelek di Maros’. Itu menandakan pembangunan yang diinisiasi pak bupati sangat terasa manfaatnya di tengah masyarakat,” tambahnya. (*)
