Tim Animals Rescue Damkar Maros Evakuasi Sapi Terperosok di Sumur

Damkar Maros

Seekor sapi dengan bobot diperkirakan mencapai 100 kg terperosok ke dalam sumur sedalam 5 meter milik warga Dusun Ujung Bulo Desa Pabentengan Kecamatan Marusu Kabupaten Maros, Kamis (14/1/2021).

Kejadian itu membuat heboh warga sekitar.

Menurut pemilik sumur, Sumarni, kejadian itu terjadi pada subuh hari saat dirinya bersama keluarga sedang tidur pulas.

Namun, tiba-tiba terdengar suara dentuman dari arah sumur, yang disusul suara dengkuran aneh yang keluar dari arah sumur. Awalnya Sumarni merasa takut, makanya dia tidak berani untuk melihatnya langsung.

“Kejadiannya itu sekitar pukul 03.00 Wita subuh tadi saat kita di sini masih tertidur pulas. Tiba-tiba ada suara dentuman dari arah sumur yang kemudian juga terdengar suara aneh dengkuran, awalnya kami pikir babi ngepet karena di sini itu warga seringkali kehilangan uang, tapi setelah dicek ke sumber suara, ternyata hanya seekor sapi besar,” ungkapnya.

Saat kondisi sudah pagi, warga lalu menghubungi Tim Animals Rescue Damkar Maros untuk mengevakuasi sapi dari sumur milik warga.

“Karena bingung bagaimana menaikkan sapi ini ke atas, makanya kami menghubungi pemadam untuk mengevakuasi sapi yang belum diketahui siapa pemiliknya dan alhamdulillah petugas pemadam pun bergerak cepat dalam membantu warga yang kesulitan,” ujarnya.

Sementara itu, Damkar Maros yang menerima laporan warga terkait adanya seekor sapi yang terperosok masuk ke sumur langsung bergegas menuju lokasi.

“Kita mendapat laporan warga itu sekitar jam 7 pagi informasi awal yang kami dapatkan ada seekor sapi yang terperosok masuk ke dalam sumur dan warga tak bisa berbuat apa-apa dikarenakan keterbatasan alat untuk menaikkan sapi itu daratan,” jelas Kabid Damkar Maros, Sulaeman.

Ia menjelaskan, untuk mengevakuasi sapi dari sumur tersebut, Tim Animals Rescue Damkar Maros sempat mengalami kesulitan, pasalnya sapi tersebut terus mengamuk.

“Ada kesulitan karena bobot sapi yang begitu besar diperkirakan 100 kilo, sementara diameter sumur yang sempit membuat kami sempat kesulitan untuk mengevakuasi sapi itu kedaratan,” tambah Sulaeman.

Setelah berjibaku selama 1 jam lamanya, petugas Damkar Maros pun berhasil mengevakuasi sapi dengan menggunakan cara manual.

“Kita berjuang selama 1 jam untuk mengangkat sapi naik ke permukaan, bobotnya yang besar sementara diameter sumur yang sempit membuat kami sempat kewalahan, namun setelah sapi berhasil diikat oleh anggota yang turun ke sumur dan sumur itu kita isi juga dengan air alhamdulillah kerja keras kita membuahkan hasil,” paparnya. (*)