Bupati dan Wabup Maros Luncurkan Gerakan Jumat Sedekah

Pemkab Maros dan BAZNAS Luncurkan Gerakan Jumat Sedekah

Bupati Maros, Chaidir Syam dan Wakil Bupati Maros, Suhartina Bohari meluncurkan ‘Gerakan Jumat Sedekah’, Jumat (9/7/2021).

Hal ini untuk mendukung Maros menuju kota zakat. Peluncuran gerakan ini dilakukan dengan menggandeng BAZNAS Maros.

Upaya ini untuk mendorong kepedulian ASN lingkup Pemkab Maros berbagi dengan warga yang membutuhkan.

Jika gerakan sedekah digencarkan, diharapkan kegiatan zakat pun semakin meningkat.

Pada peluncuran ini, Chaidir Syam memberian kotak amal kepada tiap Kepala OPD (dinas dan badan).

Ia mengungkap, kotak amal tersebut akan ditempatkan di tiap OPD sehingga mudah untuk dicapai para pegawai dalam bersedekah.

“Semoga dengan Gerakan Jumat Sedekah kita mengundang keberkahan dan terjalin kebersamaan menggapai Ridha Ilahi menuju Maros kota religi dan penuh berkah,” ungkapnya.

Dirinya mengajak untuk para pegawai agar dapat menunaikan ibadah infak dan sedekah setiap hari Jumat.

“Mari kita wujudkan budaya berbagi dengan gerakan jumat sedekah,” ucapnya.

Ketua BAZNAS Maros, HM Said Patombongi menyampaikan, kegiatan ini diluncurkan di hari Jumat sebagai sayyidul ayyam atau rajanya hari.

“Ini adalah langkah menuju Maros sejahtera, religi dan berdaya saing. Salut buat pak Bupati dan ibu Wakil Bupati yang senantiasa merespon dan mendukung kerja-kerja BAZNAS melakukan optimalisasi pengmpulan zakat, infaq dan sedekah, serta pendiatribusian dan pemberdayaan untuk mustahik di Maros. Kita berharap agar semua stakeholder memberi dukungan gagasan ini sampai tingkat desa,” jelasnya.

Ia menyampaikan, sedekah yang telah terkumpul dalam kotal amal akan diberikan ke BAZNAS tiap pekan di hari Jumat.

Hasil dari sedekah tersebut akan disalurkan bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Meskipun namanya sedekah Jumat, sedekah ini juga dapat dilakukan dihari-hari lain,” jelasnya.

Ia melanjutkan, meskipun terlihat kecil, ini akan menghasilkan tujuan yang besar jika dilakukan dengan rutin.

“Tidak ada kecil bila dilakukan secara rutin dan berjamaah. Tidak ada kecil jika tujuannya besar,” ungkapnya. (*)