Bupati dan Wabup Maros Paparkan Program 100 Hari

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Chaidir Syam dan Suhartina Bohari sebagai Bupati dan Wakil Bupati Maros periode 2021-2024 telah digelar, Jumat (26/2/2021).

Usai dilantik di Makassar, kedua pemimpin muda itu, menuju ke Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Maros.

Mereka disambut dengan prosesi adat sebelum memasuki gerbang rujab berkarpet merah. Meski berlangsung sederhana dan terbatas, penyambutan Bupati dan Wakil Bupati “Keren” itu berlangsung hikmat.

Dalam penyambutan itu, tak ada pidato apapun.

Pelaksana Harian (Plh) Bupati Maros, David Syamsuddin hanya menyerahkan memori jabatan ke Chaidir Syam disusul dengan acara sungkeman ke orang tua, kemudian dilanjutkan dengan acara foto bersama.

Usai Salat Jumat, kegiatan berlanjut di DPRD Maros dengan Rapat Paripurna Penyambutan Bupati dan Wakil Bupati baru.

Dalam pidato kerakyatan yang disampaikan oleh Bupati Maros, Chaidir Syam, dia menyampaikan program 100 hari kerja.

“Program 100 hari yang kami canangkan, tidak akan jauh berbeda dengan visi misi yang telah disusun, dengan visi utama yaitu terwujudnya masyarakat Maros yang sejahtera, religius, dan berdaya saing,” ujarnya.

Untuk mewujudkan visi misi itu, dia menyebut akan menjalankan 11 program unggulan yang telah ia kampanyekan selama masa Pilkada. Mulai dari menyiapkan 20 ribu lapangan kerja baru, mengatasi krisis air bersih, banjir, hingga bantuan modal usaha.

“Dalam masa kampanye, kami sudah menyampaikan ada 11 program unggulan yang akan kami kerjakan dalam 100 hari kerja kami ke depan, seperti lapangan kerja baru, bantuan seragam sekolah gratis, bantuan modal usaha, menjamin ketersediaan pupuk bagi petani,” ujarnya.

Hanya saja, visi misi dan program unggulan itu tidak akan terwujud jika tidak didukung oleh semua pihak, utamanya DPRD sebagai mitra utama pemerintah.

Dia meminta ke rekan-rekannya di dewan untuk bekerja sama mewujudkan impiannya itu.

“Sinergitas antara pemerintah dengan DPRD sudah terjalin dengan baik selama ini. Olehnya saya mengajak ke seluruh anggota dewan terhormat untuk tetap bersama-sama mewujudkan kesejahteraan masyarakat kita ke depan seperti yang sudah dilakukan selama ini,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Maros, Suhartina Bohari mengaku akan lebih fokus pada upaya pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

Meski tidak merinci program seperti apa yang akan dijalankan, dia berjanji akan lebih sering ke lapangan menyerap aspirasi masyarakat, utamanya isu perempuan dan anak.

“Saya akan lebih sering terjun ke lapangan untuk melihat bagaimana potensi perempuan kita untuk lebih dikembangkan ke depan. Soal anak juga, saya akan bekerja sama dengan pemerintah provinsi dan pusat untuk menggenjot program terkait anak,” katanya.

Chaidir Syam dan Suhartina Bohari dilantik bersama 11 kepala daerah di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel pada Jumat pagi. Usai mengikuti pelantikan, keduanya menuju Rujab Bupati Maros dan disambut oleh para pejabat daerah. (*)