Puskeswan Maros Suntik Vaksin Rabies Puluhan Anjing Terlantar

Puskeswan Maros Penyuntikan Vaksin Gratis ke Puluhan Ekor Anjing

Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Maros menggelar penyuntikan vaksin gratis ke puluhan ekor anjing.

Puskeswan Maros Penyuntikan Vaksin Gratis ke Puluhan Ekor Anjing
Kegiatan ini memperingati Hari Rabies Sedunia atau World Rabies Day. Penyuntikan vaksin dilakukan di tempat penampungan khusus hewan di Kecamatan Tanralili Kabupaten Maros.

“Kita lakukan vaksin anti rabies, jumlahnya 50-an ekor anjing. Ada yang kami vaksin, ada juga yang kami beri vitamin dan diobati karena kondisinya sakit,” ujar Kepala Puskeswan Maros, drh Ujistiani Abidin, Selasa (29/9/2020).

Selain itu, penyuntikan vaksin rabies dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran penyakit yang disebabkan dari gigitan anjing yang angkanya cukup tinggi di Maros, mencapai 89 kasus di tahun ini.

Meski angka kasus gigitan hewan penular rabies terbilang tinggi di tahun ini, pihak Puskeswan Maros mengaku jika tidak ada angka kematian, baik hewan maupun manusia karena tergigit.

Pihak Puskeswan terus memberikan edukasi untuk tetap waspada dengan penyakit rabies.

“Tahun 2018 ada satu kasus meninggal, kasus gigitan ini memang belum tentu positif rabies karena hasil observasi kami tidak menunjukkan ke arah sana. Kita ingin hewan sehat, manusia juga sehat,” jelasnya.

Pihak Puskeswan Maros sengaja memilih tempat penampungan anjing telantar untuk divaksin karena banyak dari hewan-hewan itu yang kondisinya sangat memperihatinkan, setelah dibuang oleh pemiliknya.

“Anjing yang ada di shalter ini semua anjing buangan, makanya kami sengaja ke sini untuk melakukan vaksinasi sekaligus mengecek kondisi anjing-anjing ini karena memang banyak yang luka dan sakit,” paparnya

Tempat penampungan anjing telantar ini dibangun oleh pengurus Yayasan Sahabat Satwa Makassar (YSSM) sejak 2018.

Semua anjing yang ada di tempat ini merupakan anjing yang telah dibuang oleh pemiliknya.

“Biasanya alasan mereka menelantarkan karena sudah tua ataupun sakit-sakitan. Bukan hanya ditelantarkan, beberapa kasus kami dapati anjing itu disiksa oleh pemiliknya. Kami yang mengevakuasi ke sini untuk dipelihara baik,” kata Pembina YSSM, Amri.

Pihak yayasan sangat bersyukur karena Puskeswan Maros mau membantu mereka untuk melakukan pengobatan dan vaksinasi kepada semua anjing yang ada di tempat itu secara gratis. (*)

Author: redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *