KPU Maros Buka Posko Aduan Bagi Warga yang Belum Terdaftar sebagai Pemilih

Gelar Uji Publik DPS, KPU Maros Siapkan Posko Aduan Bagi Warga yang Belum Terdaftar

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Maros mengggelar uji publik Daftar Pemilih Sementara (DPS).

Gelar Uji Publik DPS, KPU Maros Siapkan Posko Aduan Bagi Warga yang Belum Terdaftar
Hal itu dilakukan berdasarkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 19 Tahun 2019.

Kegiatan tersebut dihadiri sebanyak 30 peserta perwakilan lembaga yang terdiri dari instansi pemerintahan, organisasi kepemudaan, organisasi keagamaan, sekolah politik Maros serta tim paslon.

Akademisi A Nur Imran sebagai narasumber, dalam pemaparannya mengatakan keterlibatan mayarakat dalam penyusunan daftar pemilih sangat berpengaruh besar pada hasil daftar pemilih yang akan ditetapkan menjadi DPT.

Sehingga, data pemilih yang dihasilkan menjadi lebih baik, akurat, bersih, akuntabel dan dapat diterima semua pihak.

“Dengan uji pablik ini memeberikan ruang yang sebesar-besarnya kepada masyarakat untuk melakukan koreksi. Uji publik ini juga akan berpengaruh pada tingkat kepercayaan masyarakat terhadap data yang disajikan oleh penyelenggara,” ujarnya, yang juga merupakan mantan Ketua KPU Maros, Selasa (29/9/2020).

Sementara itu, Komisioner KPU Maros Divisi Program dan Data, Meilany berharap pada Pilkada 9 Desember 2020 akan datang partisipasi pemilih bisa meningkat.

“Segala upaya kita lakukan mulai, dari sosialisasi yang telah dilakukan di beberapa tempat agar masyarakat aktif mengecek dirinya apakah sudah terdaftar dalam DPS atau belum, termasuk pada momen car free day dan para relawan demokrasi yang bergerak di 14 kecamatan,” jelasnya.

Selain itu KPU Maros juga membuka posko layanan lindungi hak pilih di 103 desa-kelurahan.

“Sejak 19 September kita buka posko layanan untuk lindungi hak pilih di 103 desa dan kelurahan. Di posko ini masyarakat bisa melaporkan atau memasukkan tanggapan jika ada kekeliruan pengimputan data atau ada yang belum terdaftar di DPS, juga bisa dicek dan mendaftar langsung melalui link KPU Maros, yakni di cekpemilih.kab-maros.kpu.go.id,” paparnya

Diketahui jumlah partisipasi pemilih pada Pilkada Maros 2015 lalu yakni 60 persen, Pemilu dan Pilpres 2019 sebanyak 83 persen.

“Kita target partisipasi pemilih pada Pilkada nanti mencapai 77,5 persen,” ungkapnya.

Saat ini ada tiga paslon bertarung di Pilkada Maros 2020, yaitu nomor urut 1 Tajerimin-Havid S Fasha, nomor urut 2 Chaidir Syam-Suhartina Bohari dan nomor urut 3 Harmil Mattotorang-Ilham Nadjamuddin. (*)

Author: redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *