Kapolres Maros Ajak Ulama Perangi Hoaks dan Kejahatan Siber dalam Pilkada

Polres Maros menyambut pelaksaan Pilkada dengan aktif mengajak masyarakat menciptakan suasana kondusif, baik pada aktivitas di dunia nyata maupun di dunia maya.

Kapolres Maros Gandeng Ulama Perangi Hoaks dan Kejahatan Siber
Khusus yang berkaitan internet, Polres Maros baru saja meluncurkan pogram DASI atau Dai Siber Indonesia. Melibatkan para dai, ulama, hingga penyuluh agama.

Mengapa DASI? Inisiator program, AKBP Musa Tampubolon yang juga Kapolres Maros menyampaikan bahwa para dai, ulama dan penyuluh agama berperan besar dalam membentuk karakteristik masyarakat.

Mereka adalah panutan dan pemimpin. Suara mereka dari mimbar didengar dan diikuti masyarakat.

“Para tokoh agama kita ini punya posisi strategis dalam upaya memperkokoh sendi-sendi etika, moral dan spiritual,” ujarnya, Jumat (25/9/2020).

Kapolres Maros menaruh harapan begitu besar agar masyarakat yang sebagiannya juga adalah warganet, semakin bijak dalam unggahan media sosial, santun dan menyejukkan.

Untuk menyukseskan program ini, para dai, ulama dan penyuluh agama yang berjumlah 50 orang terlebih dahulu dibekali tambahan pengetahuan tentang internet.

Menurut Kapolres Maros, era internet mampu menghadirkan berbagai kemudahan. Membawa banyak manfaat sosial ekonomi. Namun ruang lebar di dunia digital juga menjadi celah beredarnya informasi atau berita-berita bohong.

“Data Kemkominfo semester pertama tahun 2020, ada sekitar 800.000 situs di Indonesia yang telah terindikasi sebagai penyebar informasi palsu,” ungkapnya.

Ia menyebut internet telah salah dimanfaatkan oknum tertentu untuk keuntungan pribadi dan kelompoknya, dengan cara menyebarkan konten-konten negatif yang menimbulkan keresahan di masyarakat.

Makanya DASI diyakini mampu menyuntikkan energi positif, sebab pesta demokrasi ini benar-benar sudah dekat, ajang politik yang mesti dilalui dengan ruang gembira, damai dan aman. (*)

Selanjutnya

Wisata Kuliner dan Pemancingan Kini Hadir di Borimasunggu Maros

Jum Sep 25 , 2020
Tempat wisata baru kembali hadir di Kabupaten Maros, tepatnya di Dusun Borongkalukua Desa Borimasunggu Kecamatan Maros Baru. Konsep wisata yang diterapkan yakni wisata kuliner dan pemancingan. Kelompok pembudidaya ikan pemilik tempat wisata, Abdul Asis mengatakan, luas area wisata ini kurang lebih 0,5 hektar, berbatasan dengan sungai dan laut d isekelilingnya. […]
Wisata Kuliner dan Pemancingan Kini Hadir di Borongkalukua Borimasunggu Maros