Kopi Bentenge Inovasi dari Pinggir Hutan Mallawa Maros

Masyarakat desa yang menghuni sekitar wilayah Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung (TN Babul) terus berinovasi.

Kopi Bentenge Maros

Warga Desa Bentenge Kecamatan Mallawa Kabupaten Maros kini mulai memasarkan kopi hasil kebun mereka.

Dengan penuh semangat, warga melalui kelompok tani merilis produk baru berupa kopi kemasan. Kopi ini terdiri dua pilihan, kopi bubuk dan biji kopi.

Kemasan kopi tampak unik bergambar siluet kupu-kupu, dengan biji kopi sebagai hiasan, tampak elegan. Produk ini diberi nama Kopi Bentenge Maros sesuai asal kebun kopi.

Kopi Bentenge Maros diproduksi Kelompok Tani Hutan Betara Bersatu dengan pendampingan lapangan dari petugas TN Babul.

Pendamping KTH Betara Bersatu, Aswadi mengatakan, pendampingan dilakukan tak mengenal lelah untuk menyemangati dan mengayomi warga, mengorbankan waktu, tenaga hingga pikiran.

Kini produk Kopi Bentenge Maros siap menyapa menyuka kopi. Menawarkan kelezatan kopi dari tanah Mallaha.

“Saya senang akhirnya warga Bentenge bisa menciptakan produk kopi sendiri. Mereka yang menanam, mereka juga yang mengolah kopinya. Sehingga hasilnya bisa lebih besar ketimbang dijual mentah,” ujarnya melalui rilis media, Rabu (16/9/2020).

Dia berharap kehadiran Kopi Bentenge Maros menambah pilihan para penikmat kopi. Tak ada kata lelah untuk kesejahteraan masyarakat sekitar hutan.

Kepala Resort Mallawa Balai TN Babul, Andi Subhan menyampaikan bahwa pihaknya memberikan pendampingan pengelolaan kopi kepada kelompok tani hutan.

Produksi dan pengelolaan kopi ini dilakukan dengan pendampingan TN Babul Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

“TN Babul KLHK membantu lahan seluas 119 hektare kepada kelompok tani. Kopi yang akan dikembangkan ada 3 jenis, yaitu arabika, robusta dan gember,” jelsnya.

Kerjasama KTH Betara Bersatu Bentenge Mallawa Maros dengan Balai TN Babul dilakukan sejak Februari 2020. KTH ini menjadikan kopi dan wisata alam sebagai fokus.

Program pendampingan kepada petani kopi ini membantu dalam peningkatan ekonomi masyarakat. (*)

Selanjutnya

Pemkab Maros Putihkan PBB Tahun 2013 ke Bawah

Rab Sep 16 , 2020
Pemkab Maros memutihkan pajak bumi dan bangunan (PBB) untuk tahun 2013, 2012, 2011 dan seterusnya. Wajib pajak hanya dibebankan membayar PBB tahun 2014 ke atas hingga tahun 2020. Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Maros, A Sam Sophyan mengatakan, hal ini dilakukan Pemkab Maros untuk memudahkan masyarakat dalam […]
Pemkab Maros Putihkan PBB Tahun 2013 ke Bawah