Alumni SPIDI Maros Lulus Universitas di Turki Bertambah

Kabar membanggakan kembali datang, alumni Sekolah Putri Darul Istiqamah (SPIDI) Maros lulus perguruan tinggi di Turki.

Alumni SPIDI Maros Kembali Lulus Universitas di Turki
Meutiah Aulya dan Fathinah Najlya, alumni SPIDI Maros lulus universitas di Turki.

Ada dua orang alumnus, Fathinah Najlya dan Meutiah Aulya Septya. Keduanya kini siap melanjutkan pendidikan di negara transkontinental Eropa dan Asia ini.

Fathinah Najlya lulus di Istanbul Gelişim Universitesi pada jurusan Ilmu Politik dan Hubungan Internasional. Meutiah Aulya Septya Tajuddin diterima di Recep Tayyip Erdoğan Üniversitesi pada Fakultas Manajemen Bisnis.

Sama seperti alumni SPIDI Maros lainnya, Fatinah dan Meutiah mengawali pendidikan di Turki dengan mengikuti kelas bahasa di Fatih Sultan Mehmet Vakıf Universitesi, yang menjalin kerjasama dengan SPIDI Maros.

Berbekal ijazah, transkip nilai dan beberapa berkas lain, mereka melalui beberapa proses penerimaan di universitas Turki. Hingga Fathinah bisa bernafas lega setelah mendengar pengumuman kelulusannya.

“Saya pikir jurusan yang terakhir saya pilih ini termasuk sulit, karena minimal skornya yang tinggi, ternyata lulusnya di sini,” kata Fathinah lewat pesan Whatsapp ke pihak SPIDI Maros, Selasa (8/9/2020).

Pemilik akun instagram “aesthetic senja” ini bersyukur bisa lulus di jurusan yang ia dambakan. Dirinya selama ini tertarik belajar pemikiran filsuf, menurutnya jurusan ini memiliki prospek karir yang luas ke depannya.

“Dalam politik ini gagasan bernegara banyak dikembangkan oleh filsuf, politik juga berkembang sesuai zaman. Selain itu bisa sekalian latihan untuk bersikap kritis,” ujarnya.

Sejak di bangku sekolah, Fathinah aktif menuangkan ide dan pikirannya lewat tulisan maupun puisi. Sifatnya yang kritis pada isu sosial ia kembangkan lewat media sosial dan blog pribadinya.

Karyanya pernah viral di berbagai platform, seperti hai_online dan garuttoday. Bahkan dijadikan konten oleh akun resmi dan ditonton 10.000 viewers. Saat itu Fatinah menuliskan puisi yang mewakili perasaan para pelajar yang lulus di tengah pandemi Covid-19.

“Tulisan itu saya beri judul Angkatan Corona, waktu itu dibahas oleh akun yang terkenal dengan 200 ribu follower dan ada juga 4.800-an personal yang membagikan saat itu.” ungkapnya.

Motivasi hafizah ini menjadi inspirasi bagi siswi SPIDI Maros dan siswa-siswi lainnya di Maros. Meski langkahnya jauh menapaki negara Timur Tengah, namun kebiasaan beribadah sunnah wajib dan ajaran agama Islam selalu ia junjung tinggi.

“Alhamdulillah dzikir sama wirid yang dulu sering saya amalkan di SPIDI tidak pernah saya lepas. Hal-hal kecil juga sperti cara lepas sendal, juga cara salim ke yang lebih tua, membekas semua,” tuturnya.

Fathinah berharap dirinya dan seluruh generasi muslim-muslimah yang berjuang sama sepertinya, tetap semangat meraih cita-cita. Menjunjung tinggi Al-Quran dan selalu berdoa.

“Jangan jauh dari Al-Quran, selalu berdoa, harus kuat. Karena dunia setelah SMA bakal jauh lebih berat, kalau dari awal kita tidak punya pondasi tentang siapa dan apa tujuan hidup kita,” paparnya.

Alumni SPIDI Maros lainnya yang lulus di Turki, ada Novia Ardina Rahman, yang lulus Bartin Universitesi pada Faculty of Arts Literature dan Kocaeli Universitesi pada Faculty of Fine Arts Painting.

Juga ada Salsabila Haidir yang lulus di Bartin Universitesi.

Sehingga tahun ini ada 4 alumni SPIDI Maros yang lulus universitas di Turki. Ini tentu menjadi berita membanggakan bagi Maros. (*)

Selanjutnya

Dandim Maros Silaturahmi ke Pesantren Nahdlatul Ulum Soreang

Sel Sep 8 , 2020
Komandan Kodim (Dandim) 1422 Maros, Letkol Inf Budi Rahman jalin silaturahmi sekaligus memperkenalkan diri sebagai Dandim 1422 Maros di Pondok Pesantren Nahdlatul Ulum Soreang Maros. Dalam kunjungan Jumat malam 4 September 2020 itu, Dandim 1422 Maros di pesantren yang berada di Kecamatan Lau Kabupaten Kabupaten Maros ini disambut baik oleh pimpinan […]
Dandim Maros Silaturahmi ke Ponpes Nahdatul Ulum Soreang