Ratusan Pasangan di Maros Sudah Daftarkan Pernikahan di KUA

Ratusan pasangan di Maros sudah mendaftarkan pernikahannya di KUA. Karena itu, Kementerian Agama (Kemenag) Maros menggelar bimbingan perkawinan.

Ratusan Pasangan Calon Pengantin Sudah Daftar Nikah di Maros
Bimbingan perkawinan ini diberikan kepada 163 pasang calon pengantin dan dilaksanakan selama 10 hari berturut-turut.

Pelaksanaan bimbingan kawin digelar di tiga lokasi berbeda, yakni di Aula kantor lama Kemenag Maros, KUA Maros Baru dan KUA Lau.

Humas Kemenag, Dafa mengatakan, tercatat ada 125 pasang calon pengantin yang dibagi dalam lima angkatan, setiap angkatan diikuti 25 pasangan calon pengantin.

Kegiatan bimbingan perkawinan ini dimulai sejak Rabu 5 Agutus 2020 lalu.

“Kegiatan ini dilakukan dalam lima angkatan secara berturut-turut, dengan alokasi waktu selama 10 hari. Kegiatan dilaksanakan di aula lama. Sementara di KUA Maros Baru diikuti sebanyak 22 pasang dan di KUA Lau sebanyak 16 pasang, masing-masing selama dua hari,” ujarnya, Ahad (9/8/2020).

Dia melanjutkan, kegiatan ini dilaksanakan terpisah dengan jumlah terbatas mempertimbangkan aspek kapasitas ruangan agar bisa menerapkan jaga jarak.

Masing-masing peserta dibagikan masker dan disiapkan cuci tangan serta tempat duduk berjarak.

Pembagian lokasi ini juga dimaksudkan untuk mempermudah mobilitas peserta terutama bagi mereka yang akan menikah sebelum 9 Agustus.

“Kebiasaan di masyarakat jika sudah mendekati hari ‘H’, pasangan sudah mulai disibukkan dengan berbagai persiapan acara pesta sehingga sangat terbatas waktu dan mobilitasnya. Dengan melaksanakan di KUA masing-masing, diharapkan pasangan calon pengantin tetap antusias mengikuti bimbingan ini,” jelasnya.

Kepala Kantor Kemenag Maros, Muh Tonang, meminta kepada seluruh jajarannya untuk terlibat dalam pencegahan Covid-19 terintegrasi dengan berbagai program yang ada di masing-masing satker.

Dia berpesan kepada seluruh pasangan calon pengantin agar nantinya dalam menjalani bahtera rumah tangga memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing dan menjalankan dengan penuh amanah karena pernikahan adalah perintah agama dan bernilai ibadah.

“Bagi masyarakat Bugis-Makassar, bulan haji Dzulhijjah termasuk satu bulan yang banyak dipilih untuk menyelenggarakan pernikahan. Pada bulan ini utamanya setelah hari raya Idul Adha, ada lonjakan jumlah peristiwa nikah di KUA jika dibanding dengan bulan-bulan lain. Meski di masa pandemi, namun banyak juga pasangan yang tetap ingin melangsungkan pernikahan,” paparnya. (*)

Selanjutnya

Gaji 13 untuk 6.450 PNS Maros Cair Pekan Ini

Sen Agu 10 , 2020
Pembayaran gaji ke-13 untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) lingkup Pemerintah Kabupaten Maros segera dilakukan. Pemkab Maros telah menyiapkan anggaran gaji ke 13 PNS dan menjadwalkan pencairan akan dilakukan pekan ini. “Anggaran yang disiapkan sebesar Rp 27 miliar,” ujar Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Maros, Samsophyan. Dia mengatakan […]
Gaji ke-13 PNS Maros Cair Pekan Ini