Suhartina Bohari: Potensi Budaya dan Wisata Bonto Somba Tompobulu Maros Perlu Dikembangkan

Tokoh perempuan Maros, Suhartina Bohari memenuhi undangan warga Dusun Bonto Bonto Desa Bonto Somba Kecamatan Tompobulu Kabupaten Maros.

Suhartina Bohari Potensi Budaya dan Wisata Bonto Somba Tompobulu Maros
Undangan tersebut untuk menghadiri pesta rakyat pascapanen yang dihelat masyarakat setempat, pada Senin 20 Juli lalu.

Dalam pesta rakyat itu, warga menyuguhkan tradisi lokal yang menarik, yaitu Appadendang dan A’lanja.

Appadendang dilakukan dengan menggunakan lesung sebagai tempat menumbuk padi dilengkapi penumbuk padi yang terbuat dari kayu atau bambu.

Dikerjakan secara bersama-sama oleh ibu-ibu hingga menghasilkan suara atau irama yang indah layaknya musik diiringi lagu.

Sementara A’lanja atau adu betis menjadi pertunjukan yang tidak kalah menariknya, permainan rakyat ini dilakukan oleh kaum laki-laki sebagai simbol keberanian dan keperkasaan.

Tradisi Appadendang dan A’lanja adalah ajang sarana silaturrahim antar warga sebagai perekat sosial kekerabatan dan sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas rezeki berupa hasil pertanian yang berhasil dengan baik.

Mantan Anggota DPRD Maros dua periode tersebut menilai tradisi Appadendang dan A’lanja merupakan kekayaan budaya yang harus tetap dijaga.

“Hal tersebut sejatinya adalah kekayaan budaya atau kearifan lokal yang harus tetap dijaga agar lestari di daerah ini,” ujarnya, Kamis (23/7/2020).

Selain itu, dia menilai potensi alam yang ada di Desa Bonto Somba sebagai hal yang luar biasa indahnya.

Dia berharap agar kedepannya harus bisa dikembangkan menjadi destinasi wisata baru, karena itu infrastruktur jalan harus dibangun.

“Panorama alam yang sangat indah di wilayah ini, antara lain dengan adanya hamparan hutan pinus yang rimbun dan pemandangan pegunungan yang sejuk dan asri menjadi daya tarik tersendiri,” jelasnya.

Dia menambahkan, tradisi masyarakat yang dipadukan dengan alam yang indah, diharapkan bisa menjadi potensi wisata dan jika dikembangkan, maka kesejahtetaan masyarakat akan meningkat.

“Mata pencarian utama warga di sini adalah bertani dan berkebun serta aktivitas usaha ekonomi, seperti pembuatan gula aren, adalah potensi ekonomi yang harus dikuatkan ke depan dalam bentuk pemberian modal usaha dan bantuan pemasaran produk,” harapnya.

Dia juga mengaku gembira dengan undangan warga, hal ini tentu menjadi sarana silaturahmi,

“Saya pribadi dan tim merasa bersyukur bisa bersilaturrahim dengan memenuhi undangan warga disini yang tidak lain adalah bagian dari keluarga besar saya,” ujarnya.

Untuk diketahui, Suhartina Bohari merupakan bakal calon Wakil Bupati Maros, berpasangan dengan Chaidir Syam selaku bakal calon Bupati Maros, dalam Pilkada Maros yang bakal digelar 9 Desember 2020 mendatang.

Saat ini, pasangan bakal calon ini mengantongi 9 kursi, sudah melebihi syarat untuk diusung di Pilkada Maros, yakni 7 kursi DPRD Maros.

Sembilan kursi itu terdiri dari 6 kursi dari Partai Amanat Nasional (PAN), 1 kursi dari PBB dan 2 kursi dari PPP. (*)

Selanjutnya

Legislator Asal Maros Minta Peserta Rapat Mendoakan Warga Sulsel yang Berjuang Melawan Covid-19

Kam Jul 23 , 2020
Wakil Ketua DPRD Sulsel, Muzayyin Arif memimpin rapat paripurna pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap Ranperda tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Provinsi Sulsel tahun anggaran 2019. Rapat paripurna ini digelar di Ruang Rapat Paripurna Lantai 3 Gedung DPRD Sulsel di Jalan Urip Sumiharjo Makassar, Kamis (23/7/2020). Rapat paripurna ini juga mengagendakan penyampaian laporan […]
Legislator Asal Maros mendoakan Masyarakat Sulsel yang Berjuang Melawan Covid-19