Pasien Covid-19 di Maros Terus Bertambah: Masyarakat Kurang Mematuhi Protokol Kesehatan

Kasus Covid-19 di Kabupaten Maros terus meningkat. Data terbaru, saat ini sudah ada 349 kasus Covid-19 Maros.

Covid-19 di Maros Terus Meningkat: Masyarakat Kurang Mematuhi Protokol Kesehatan
Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Maros, dr Syarifuddin mengatakan bahwa penyebab terus meningkatnya kasus Covid-19 di Maros dikarenakan ketidakpatuhan dalam menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

“Penyebabnya tidak lain karena ketidakpatuhan dalam penerapan protokol kesehatan, karena penyebarannya pasti melalui sentuhan atau droplet,” ujarnya, Rabu (22/7/2020).

Namun, dia belum bisa memastikan klaster penyebaran di Kabupaten Maros berasal dari mana.

“Sekarang sudah sulit memastikan siapa yang pertama kali terpapar atau siapa yang membawa virus. Sebab belum tentu yang positif pertama kali berarti dia yang menyebarkan, jadi sudah sulit dilacak penyebarannya,” jelasnya.

Pihaknya mengimbau agar masyarakat terus berhati-hati dalam beraktivitas dan tidak menganggap sepele masalah ini.

“Masyarakat harus tetap berhati-hati, tetap jaga jarak karena wabah tidak mengenal teman. Jangan sampai kalian tertular atau menularkan ke orang terdekat kalian,” ucapnya.

Untuk diketahui, dari 349 kasus Covid-19 di Kabupaten Maros, ada 103 orang isoalsi mandiri, 16 orang dirawat, 222 orang sembuh dan 8 orang meninggal. (*)

Selanjutnya

Cegah Penyebaran Covid-19: 40 PNS Maros Lakukan Tes Swab

Rab Jul 22 , 2020
Bupati Maros, HM Hatta Rahman mengeluarkan Surat Edaran meliburkan seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) lingkup Pemkab Maros, guna mencegah atau mengurangi dampak Covid-19 di lingkungan kerja. Hal itu sehubungan dengan meningkatnya jumlah pasien Covid-19 di lingkup Pemerintahan Kabupaten Maros. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pemkab Maros, […]
Cegah Penyebaran Covid-19: 40 PNS Maros Jalani Pemeriksaan Swab