Ponpes Nahdatul Ulum Soreang Maros Dapat Kejutan dari Polres dan Kodim di Tengah Pandemi

Pondok Pesantren Nahdatul Ulum Soreang Kecamatan Lau Kabupaten Maros, mendapat kejutan dari Polres Maros dan Kodim 1422 Maros, Kamis (9/7/2020).

Ponpes Nahdatul Ulum Soreang Maros Dapat Kejutan dari Polres dan Kodim di Tengah Pandemi
Ponpes ini mendapatkan bantuan berupa beras sebanyak 500 kilogram, 30 ekor ayam dan 70 rak telur.

Penyerahan hadiah tersebut dilakukan Polres Maros dan Kodim 1422 Maros di sela-sela sosialisasi penanganan Covid 19 dan bakti sosial.

Bantuan diserahkan oleh Kapolres Maros, AKBP Musa Tampubolon dan Dandim 1422, Letkol Inf Farid Yudho. Bantuan diterima oleh pimpinan ponpes, H Syamsuddin Malik.

Selain menyerahkan bantuan, pihak Polres Maros dan Kodim 1422 Maros juga melakukan pembersihan di lingkungan pondok pesantren.

Bakti sosial ini digelar dalam rangka meningkatkan sinergitas TNI dan Polri di Kabupaten Maros, utamanya Polres Maros dan Kodim 1422 Maros.

“Hari ini kami melakukan bakti sosial di Pondok Pesantren Nahdatul Ulum Soreang dengan melibatkan personel Polres Maros, Kodim 1422 Maros dan masyarakat. Kami juga menyerahkan bantuan sosial berupa 500 kilogram beras, tiga puluh ekor ayam dan tujuh puluh rak telur kepada pondok pesantren,” ujar AKBP Musa Tampubolon.

Pihaknya juga mengimbau warga supaya tetap mematuhi protokoler kesehatan supaya terhindar dari Covid-19.

“Kami mengimbau para pengurus pesantren dan satri, agar senantiasa menerapkan protokol kesehatan dalam pelaksanaan kegiatan di pesantren. Serta mendukung Polres Maros dan Kodim 1422 Maros dalam menciptakan Pilkada yang aman damai dan sejuk,” tambahnya.

Sementara, Syamsuddin Malik berterima kasih atas bantuan yang disalurkan oleh Polres Maros dan Kodim 1422 Maros. Kedua institusi tersebut tiba-tiba memberi kejutan di tengah pandemi.

“Kami sangat berterima kasih. Ini luar biasa,” ucapnya. (*)

Selanjutnya

Warga Maros Bisa Beraktivitas di Makassar Tanpa Suket Covid

Sab Jul 11 , 2020
Peraturan Wali Kota Makassar (Perwali) Nomor 36 Tahun 2020 tentang Percepatan Pengendalian Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) mewajibkan setiap warga yang ingin beraktivitas di Makassar memiliki surat keterangan (suket) bebas Covid. Namun peraturan tersebut ada pengecualian untuk warga sekitar Makassar, yakni Kabupaten Maros dan Gowa. “Kami akan kecualikan terhadap pihak yang […]
Warga Maros Bisa Beraktivitas di Makassar Tanpa Suket Covid