Balai Ternak Baznas Maros Diluncurkan Secara Nasional

Balai Ternak Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Maros diluncurkan sebagai balai ternak kesepuluh secara nasional.

Balai Ternak Baznas Maros Diluncurkan Secara Nasional

Acara peluncuran nasional ini digelar secara virtual yang disaksikan dari Aula Kantor Baznas Kabupaten Maros, Rabu (24/6/2020).

Didahului dengan pelatihan peternak dengan menerapkan phisical distancing dan penggunaan APD sebagai syarat protokol pencegahan Covid-19.

Ketua Baznas Maros, Andi Said Patombongi menyampaikan, Kabupaten Maros dipilih karena merupakan daerah yang memiliki potensi yang cukup besar dalam sektor peternakan, terutama jenis ternak besar dan ternak kecil.

Perkembangan populasi jenis ternak besar sangat menjanjikan, di antaranya ternak sapi potong sebesar 30.403 ekor dan kerbau 4.041. Jumlah tersebut dikelola oleh 4.420 peternak sapi potong dan 1.272 peternak kerbau.

“Di samping itu, keinginan dan semangat luar biasa Baznas Maros dalam menginisiasi program Balai Ternak Baznas menjadikan kegiatan ini terealisasi,” ujarnya.

Balai Ternak Baznas Maros ini memadukan konsep perbiakan ternak dan penggemukan ternak melalui pemberdayaan masyarakat, khususnya peternak mustahik dengan tujuan untuk peningkatan populasi ternak yang akan berimbas pada peningkatan nilai ekonomi mustahik.

Konsep pemberdayaan yang dilaksanakan meliputi pendampingan peternak mustahik sebagai subyek dengan memberikan asset produktif berupa ternak sapi untuk dikelola dan dikembangkan secara berkelanjutan.

“Program yang terbentuk pada 5 Maret 2020 dengan nama kelompok peternak ‘Julu Baji’ dan jumlah penerima manfaat sebanyak 10 kepala keluarga (KK) peternak mustahik yang berlokasi di Dusun Salomatti Desa Toddolimae Kecampatan Tompobulu Kabupaten Maros,” tambahnya.

Peternak mustahik telah terverifikasi dari hasil Studi Kelayakan Peternak Mustahik (SKPM) dan telah dilakukan Pelatihan Dasar Kelompok (PDP) yang diikuti oleh semua calon anggota kelompok.

Jumlah ternak yang sudah disalurkan ke kelompok Balai Ternak Baznas Kabupaten Maros sebanyak 10 ekor ternak sapi, terdiri dari 5 ekor induk betina (sumber anggaran LPPM Baznas RI) dan 5 ekor bakalan jantan (sumber anggaran Baznas Kabupaten Maros) dari rencana 22 ekor (2 pejantan, 10 induk dan 10 bakalan).

“Selama periode bulan Maret hingga Juni 2020 telah melahirkan 2 ekor anak dari 2 ekor induk. Sehingga populasi ternak sapi saat ini 12 ekor,” paparnya.

Selanjutnya, Andi Said Patombongi yang akrab disapa Ustadz Andis, memaparkan rencana pengembangan Balai Ternak Baznas Maros antara lain, jual beli ternak, layanan akikah, bank pakan ternak, pengembangan kompos dan biogas serta integrated farming.

“Selain itu, Balai Ternak Baznas Maros ini akan dijadikan percontohan program peternakan sapi semi intensif untuk daerah Indonesia Timur,” jelasnya.

Baznas melalui Lembaga Pemberdayaan Peternak Mustahik akan melakukan pendampingan secara intensif selama minimal 2 tahun melalui penempatan peternak mustahik di lokasi program dan membaur serta tinggal di lokasi program.

Mantan Anggota DPRD Maros tersebut menyebutkan, pendamping akan menjadi motivator, fasilitator dan mediator untuk mengembangkan masyarakat dalam hal teknis beternak, kelembagaan, organisasi, mental spiritual dan pengembangan agribisnis.

Dengan adanya pendampingan tersebut, ditargetkan bisa mewujudkan kemandirian masyarakat dari tiga sisi. Pertama, Kemandirian Ekonomi, penerima manfaat meningkat pendapatannya sehingga terlepas dari garis kemiskinan dan bisa menabung untuk masa depan anak dan keluarga.

Kedua, Kemandirian Kelembagaan, penerima manfaat tergabung dalam lembaga lokal (koperasi, paguyuban, gabungan kelompok, dan lain-lain) yang mampu mengembangkan diri dan organisasi secara swadaya dan bermanfaat bagi masyarakat sekitar program.

Ketiga, Kemandirian Mental Spiritual, penerima manfaat meningkat ketaqwaannya kepada Allah SWT dengan meningkatkan aktivitas ibadah, baik ibadah ritual (shalat, puasa dan haji) maupun ibadah sosial (zakat, infaq, sedekah, kurban dan menjauhi riba). (*)

Selanjutnya

Aksi Brutal Pengantar Jenazah dari Makassar: Polres Maros Tangkap 2 Pelaku dan 1 Jadi DPO

Kam Jun 25 , 2020
Polres Maros telah menangkap dua pelaku penyerangan terhadap warga dan toko bahan bangunan oleh rombongan pengantar jenazah. Peristiwa penyerangan terhadap warga dan toko bahan bangunan itu terjadi di jalan poros Maros-Makassar, tepatnya di Lingkungan Ballu Ballu Kecamatan Turikale Kabupaten Maros, pada Rabu 17 Juni lalu. Sementara satu pelaku masih dalam […]
Aksi Brutal Pengantar Jenazah dari Makassar: Polres Maros Tangkap 2 Pelaku dan 1 Jadi DPO