Wakil Ketua DPRD Sulsel Dukung Upaya Benahi Kebun Raya Pucak Maros

Wakil Ketua DPRD Sulsel, Muzayyin Arif menanggapi rencana Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah yang ingin membenahi Kebun Raya Pucak Maros.

Wakil Ketua DPRD Sulsel Dukung Upaya Benahi Kebun Raya Pucak Maros
“Kebun Raya Pucak Maros harus dikelola dengan serius karena memiliki peran strategis dalam upaya konservasi dan bioresources. Lalu pada gilirannya memberi dampak kesejahteraan bagi masyarakat, khususnya di sekitar kawasan kebun raya,” ujarnya, melalui media, Sabtu (13/6/2020).

Dia secara khusus meminta Pemprov Sulsel serius mengelola kawasan yang telah diresmikan sejak 1996 itu.

Namun Muzayyin Arif menyampaikan, belum diketahui jelas apakah kawasan wisata itu memberikan kontribusi bagi pendapatan asli daerah (PAD), khususnya dari sektor pajak.

Hal itu membuat dirinya mendukung penuh langkah Pemprov Sulsel.

“Syukurlah kalau Gubernur mau benahi. Apalagi sudah lama kita berharap Pucak jadi destinasi unggulan di Sulsel,” sebutnya.

Legislator PKS ini berharap, Kebun Raya Pucak Maros bisa sukses seperti Kebun Raya Bogor yang dikunjungi ribuan orang per hari. Kehadiran wisatawan, tentu membawa pengaruh positif bagi peningkatan ekonomi daerah.

Dia memandang Kebun Raya Pucak Maros hadir bukan hanya terkait penyelamatan lingkungan hidup, tetapi juga pengembangan iptek, promosi pariwisata, ruang terbuka hijau dan pengembangan ekonomi.

Dalam Peraturan Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Nomor 10 Tahun 2015 Tentang Pengelolaan Kebun Raya, pemerintah provinsi memiliki tugas dan fungsi dalam bidang penelitian dan atau konservasi serta menyusun road map rencana pengelolaan kebun raya di tingkat provinsi.

“Keberadaan Kebun Raya Pucak Maros harus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Apalagi ke depan kita membutuhkan lapangan kerja baru bagi masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19,” jelasnya.

Sebelumnya, Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Prof HM Nurdin Abdullah dan sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Sulsel dan Pemerintah Daerah Kabupaten Maros, melakukan kunjungan ke Kebun Raya Pucak Maros.

Dalam kunjungan yang dilakukan pada Selasa 2 Juni itu, Nurdin Abdullah menghadirkan OPD dan Pemda agar dapat melakukan orientasi dan mengumpulkan ide untuk pengembangan kebun raya ini.

Pengembangan kebun raya ini merupakan bagian dari Rencana Tata Ruang Wilayah (RT/RW) Mamminasata yang mengaitkan Kota Makassar, Kabupaten Maros dan Kabupatan Gowa serta Kabupaten Takalar dalam satu wilayah.

“Ini direncanakan sejak Gubernur Sulsel, pak Profesor Amiruddin. Terus dilanjutkan oleh Gubernur Sulsel, pak Zainal Basri Palaguna. Saya pikir ini adalah sebuah kawasan wisata yang sangat strategis, perpaduan ada hutan alam dan lingkungannya sangat mendukung. Saya kira tinggal dipoles sedikit, ini sudah bisa dinikmati oleh masyarakat,” ujar Nurdin Abdullah, melalui media.

Diharapkan melalui kawasan ini, potensi-potensi wilayah dapat dikembangkan. Pembenahan kawasan akan dilakukan secepatnya dan diharapkan rampung akhir tahun 2021.

Kebun Raya Pucak Maros terletak Desa Pucak dan Desa Tompobulu Kecamatan Tompobulu Kabupaten Maros. (*)

Selanjutnya

Ayo Wisata, Air Terjun Bantimurung Maros Sudah Buka..

Ming Jun 14 , 2020
Taman Wisata Alam Bantimurung Maros resmi dibuka pada Senin 8 Juni 2020, setelah ditutup sejak 18 Maret lalu atas imbauan pemerintah demi memutus mata rantai penyebaran coronavirus. Meski telah dibuka sejak sepekan lalu, namun pengunjung belum seramai sebelum masa pandemi. Masih sedikit pengunjung datang. Hampir seluruh gazebo tempat pengunjung biasa […]
Horeee, Bantimurung Sudah Buka