Pengurus Masjid Al Markaz Al Islami Maros Bayar Setengah Gaji Imam Sebab Pemasukan Berkurang

Imbauan untuk beribadah di rumah selama pandemi Covid-19 membuat penghasilan Masjid Al Markaz Al Islami Maros berkurang, sehingga gaji petugas sulit dibayarkan.

Pengurus Masjid Al Markaz Al Islami Maros Bayar Setengah Gaji Imam Sebab Pemasukan Berkurang
Untuk pembayaran gaji petugas, pengurus Masjid Al Markaz Al Islami Maros mengeluarkan uang sebesar Rp 41 juta setiap bulan.

Namun karena pandemi, honor mereka banyak yang harus ditunda ataupun hanya dibayar setengah.

“Karena tidak ada aktivitas ibadah, secara otomatis pemasukan juga berkurang drastis, bahkan untuk gaji petugas kebersihan dan imam, terpaksa kami bayar setengah dulu,” ujar Ketua Pengurus Harian Masjid Al Markaz Al Islami Maros, Thamrin Ramli, Ahad (7/6/2020).

Untuk Ramadhan tahun ini, pendapatan masjid hanya sekitar Rp 10 juta, sementara tahun-tahun sebelumnya bisa mencapai Rp 300 juta.

“Makanya untuk gaji petugas itu, kita pengurus patungan atau kalau ada bantuan dari luar kami bayar lagi,” jelasnya.

Untuk pelaksanaan Shalat Jumat, dia mengaku pemasukan masjid antara Rp 7 juta sampai Rp 10 juta dari kotak amal, sumbangan maupun pendapatan lainnya.

“Untuk jumat kemarin, Alhamdulillah kita dapat Rp 4 juta, yah mungkin karena ini masih Covid-19,” ungkapnya. (*)

Selanjutnya

Wisata Maros Buka Hari Ini, Pengunjung Wajib Patuhi Protokol Kesehatan!

Sen Jun 8 , 2020
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros berencana membuka kembali tempat wisata unggulannya, seperti kawasan air terjun Bantimurung dan kawasan karts Rammang Rammang, setelah hampir 3 bulan ditutup karena pandemi Covid-19. Tempat wisata itu akan dibuka hari ini, pada 8 Juni 2020. Rencana pembukaan kembali tempat wisata alam di Maros ini telah diantisipasi […]
Tempat Wisata di Maros Buka Hari Ini, Pengunjung Wajib Patuhi Protokol Kesehatan!