Disdik Maros Gencarkan Inovasi Gerakan Membaca

Dinas Pendidikan (Disdik) Maros melakukan terobosan inovasi budaya baca melalui tagline Macca, akronim dari Maros Cinta Baca.

Diknas Gencarkan Inovasi Gerakan Maros Membaca

Inovasi ini merupakan gerakan literasi yang dimulai dari sekolah yang mengedepankan inovasi membaca dengan melahirkan sentuhan kreatif dan inovatif.

Sekolah-sekolah yang dijadikan percontohan gerakan ini antara lain, SDN 39 Kassi, SDN 145 Pampangan, SDN 35 Pao Pao, SDN 173 Manngai, SDN 63 Sambueja, SD 21 Sanggalea, SD 96 Carangki, SD 56 Pattontongang dan SD 121 Kalabbirang.

Kemudian SMP 22 Bantimurung, SMP Angkasa Mandai dan SMP 6 Moncongloe.

Kepala Disdik Maros, Takdir mengatakan Macca akan menjadi gerakan literasi Maros dan akan dilakukan oleh semua sekolah, namun beberapa sekolah diharapkan menjadi pionir gerakan ini.

“Sekolah dipilih adalah sekolah yang menjadikan budaya baca sebagai hasil inovasi sekolahnya, karena saat ini kami mewajibkan semua sekolah memiliki ciri inovasi yang lahir dari ide sekolah masing masing,” ujarnya, Sabtu (6/6/2020).

Gerakan Macca ini berbentuk pembangunan perpustakaan sekolah, sudut baca, taman baca, gazebo baca, gerobak baca, cafe baca dan inovasi pemanfaatan teknologi untuk mendukung budaya baca.

Juga ada kelas inovasi, siswa-siswi yang ada di sekolah akan diberi motivasi hidup dan belajar oleh alumni atau tokoh yang sudah berhasil dalam kehidupannya.

Selain itu juga akan dilaksanakan lomba bercerita antarsiswa yang akan membawakan cerita rakyat daerah Maros dalam bentuk dongeng.

“Harusnya rangkaian kegiatan ini sudah berjalan sedari bulan Maret, tapi karena adanya pandemi, baru akan massif dilaksankan pada saat sekolah diaktifkan kembali, yang berjalan terus adalah pembenahan di sekolah untuk penataan taman bac atau sarana yang akan memicu minat baca anak,” jelasnya.

Gerakan ini diharapkan menjadi motivasi untuk semua sekolah dan menjadikan budaya baca sebagai gerakan bersama di Kabupaten Maros.

“Kita yakin kalau gerakan ini berasal dari sekolah maka akan menjadi gerakan yang membumi dan akan melahirkan kebiasaan membaca pada anak sampai mereka dewasa, sehingga membaca menjadi kebutuhan hidupnya sehari-hari,” ungkapnya. (*)

Selanjutnya

Kepala Kejaksaan Negeri Maros Berganti

Sab Jun 6 , 2020
Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Dr Firdaus Dewilmar SH MHum, melantik dan mengambil sumpah jabatan pejabat eselon III di wilayah hukum Kejati Sulsel. Pelantikan dilakukan di Baruga Adhyaksa lantai 8 Kantor Kejati Sulsel dan diikuti oleh Kejari yang lain secara virtual dari kantor masing-masing, pada Kamis 4 Juni lalu. Ada […]
Tujuh Kepala Kejaksaan Negeri di Sulsel Berganti