Warga Bontoa Mandai Maros Laksanakan Shalat Idul Fitri dengan Protokol Kesehatan

Pelaksanaan Shalat Idul Fitri di lapangan di tengah pandemi coronavirus tetap dilakukan oleh warga Kelurahan Bontoa Kecamatan Mandai Kabupaten Maros, Ahad 24 Mei lalu.

Bontoa Mandai Maros

Kendati ada imbauan pemerintah agar Shalat Idul Fitri dilakukan di rumah saja.

Seorang panitia, Rias Hadi mengatakan, Shalat Idul Fitri yang dilaksanakan oleh warga RW 07 tatap mengacu pada protokol kesehatan, sesuai imbauan pemerintah, yakni semua jamaah menggunakan masker dan protokol kesehatan lainnya.

“Semua jamaah yang hadir adalah warga dari RW 07 saja. Kami jaga akses ke tempat ini agar warga dari luar tidak masuk. Kami lakukan Shalat Idul Fitri ini, karena lingkungan kami masih termasuk zona hijau dari Covid-19,” jelasnya, Selasa (26/5/2020).

Sementara, Ketua RW 07, H Kamaluddin menyampaikan, Shalat Idul Fitri dilaksankan dengan protokol kesehatan penanganan Covid-19.

Semua jamaah harus mengikuti aturan yang diterapkan oleh panitia. Tidak boleh ada warga dari luar. Semua jamaah sebelum memasuki lapangan harus cuci tangan dulu dan lapangan sebelum digunakan terlebih dahulu semprot disinfektan.

“Jadi tempat jamaah dipastikan sudah steril dari virus,” ungkapnya.

Bertindak sebagai khatib merangkap Imam dalam Shalat Idul Fitri ini adalah Ustad Ahmad Fadli. Dalam khutbah singkatnya, dia mengatakan bahwa dengan selesainya bulan Ramadan, kita kembali menjadi fitrah.

“Mudah-mudahan di tengah pandemi ini kita selalu menjaga kebersihan. Saling memaafkan. Serta terus berdoa, semoga wabah virus ini cepat berlalu,” ucapnya. (*)