Rumah Penerima Bantuan Tunai di Maros Dipasangi Stiker

Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Desa mulai disalurkan. BLT ini senilai Rp 600 ribu per Kepala Keluarga (KK) selama 3 bulan.

Rumah Penerima

BLT bersumber dari anggaran Dana Desa ini merupakan pertama kalinya dilakukan. Dana Desa diubah menjadi BLT sesuai surat edaran Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT).

Dana Desa yang sebelumnya akan digunakan untuk pembangunan, kemudian dialihfungsikan menjadi BLT. Bantuan ini sebagai bentuk penanganan terhadap warga yang terdampak Covid-19.

BLT ini diperuntukkan bagi mereka yang tidak menerima Program Keluarga Harapan (PKH), Kartu Sembako, Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Paket Sembako atau tidak terdaftar sebagai penerima bantuan sosial dari pemerintah pusat.

Syarat penerima BLT bukan hanya terdampak Covid-19, namun ada 14 kriteria yang harus dipenuhi sebagai warga penerima bantuan.

Camat Lau Maros, Andi Rais Noval mengatakan, khusus di Kecamatan Lau Kabupaten Maros, BLT telah disalurkan di dua desa, yakni Desa Marannu dan Desa Bontomarannu.

“Mudah-mudahan bantuan ini bisa meringankan beban masyarakat, terutama yang terdampak Covid-19 dalam menghadapi persoalan ekonomi. Kita berharap pandemi ini cepat berlalu sehingga kehidupan kita bisa kembali normal,” ujarnya, Jumat (22/5/2020).

Penerima BLT di Desa Marannu berjumlah 180 orang dan di Desa Bontomarannu berjumlah 133 orang. Sebagai penanda, rumah penerima BLT ditempeli stiker. (*)

Selanjutnya

BBKSDA Sulsel Lepasliar Satwa ke Hutan Karaenta Maros

Jum Mei 22 , 2020
Di masa pandemi Covid-19, Tim Wildlife Rescue Unit (WRU) Balai Besar KSDA Sulawesi Selatan bersama petugas Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung, melakukan lepasliar satwa liar ke alam. Satwa-satwa dilepas di kawasan Balai Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung, yakni di Hutan Karaenta Maros dan di Minasa Te’ne Pangkep, melalui media, Jumat (22/5/2020). Kegiatan […]
BBKSDA Sulsel Lepasliar Satwa ke Hutan Karaenta Maros