Delapan Pedagang Pasar Tramo Maros Reaktif Covid-19

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros, melakukan rapid test Covid19 kepada para pedagang di Pasar Tradisional Modern (Tramo) Maros, Selasa (19/5/2020).

200 Pedagang di Pasar Tradisional Modern Maros Ikuti Rapid Test, 8 Orang Reaktif Covid -19

Sejumlah pedagang sempat mengabaikan panggilan petugas untuk melakukan rapid test. Mereka baru mendatangi tempat rapid test setelah diancam akan dilakukan penutupan pasar.

Kepala Dinas Koperasi dan Perdagangan Maros, Kamaluddin Nur mengatakan, dari 200 orang yang melakukan rapid test, 8 di antaranya dinyatakan reaktif.

“Setelah mendapat hasil reaktif, kami mengedukasi pedagang agar kembali ke rumahnya melakukan isolasi mandiri, sampai sudah dilakukan pemeriksaan swab,” ujarnya.

Seorang pedagang, Ansar mengaku mendukung upaya yang dilakukan Pemkab Maros untuk mencegah penyebaran virus di tempat keramaian.

“Kalau saya mendukung, karena ini juga demi kebaikan bersama, apalagi di pasar memang tempat ramai,” jelasnya.

Untuk diketahui jumlah pedagang yang berjualan di Pasar Tramo Maros atau disebut juga Pasar Rakyat Butta Salewangang Maros (Pasara BSM) ini sebanyak 1020 orang. (*)

Selanjutnya

Tenaga Kesehatan Maros yang Meninggal Dunia Reaktif Covid-19

Sel Mei 19 , 2020
Tenaga kesehatan yang bertugas sebagai asisten apoteker, MG (28 tahun) di Puskesmas Mandai Maros, meninggal dunia, Selasa (19/5/2020). Sebelumnya, ia mengikuti rapid test Covid19 bersama tenaga kesehatan (nakes) lainnya di Puskesmas Mandai Maros, hasilnya reaktif bersama sembilan nakes lainnya. Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Maros, dr Syarifuddin menjelaskan […]
Tenaga Kesehatan di Maros Meninggal Dunia, Hasil Rapid Test Reaktif