Disnakertran Maros: Perusahaan Beri THR ke Karyawan Paling Lambat 7 Hari Jelang Lebaran

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros mengimbau perusahaan untuk membayarkan Tunjangan Hari Raya (THR).

THR
Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertran) Maros, Amiruddin mengatakan, para pelaku usaha diimbau untuk tetap membayarkan THR kepada karyawannya.

Hal itu berdasarkan Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor M/6/HI.00.01/V/2020 tentang pemberian THR keagamaan tahun 2020 dalam masa pandemi Covid-19

“Setelah adanya Surat Edaran ini, maka pembayaran THR sudah bisa dilakukan. Perusahaan wajib membayarkan THR ke karyawannya paling lambat 7 hari menjelang Lebaran,” ujarnya, Jumat (15/5/2020).

Pembayaran THR juga dilakukan untuk karyawan atau pekerja yang dirumahkan atau bekerja dari rumah.

Meski demikian, dalam kondisi pandemi Covid-19 diperlukan kesamaan pemahaman antara pengusaha dan pekerja terkait pemberian THR ini.

“Jadi ada opsi di dalamnya sesuai kesepakatan antara perusahaan dan pekerja,” ungkapnya

Bagi pekerja yang tidak dibayarkan THR-nya, bisa melaporkan ke Posko Aduan THR Disnakertran Maros.

“Kita bentuk posko aduan THR. Jadi bagi yang tidak mendapat THR bisa melaporkan ke kita. Nanti kita yang komunikasi,” tambahnya. (*)