Gugus Tugas Covid-19 Turikale Maros Telusuri Riwayat Kontak Pasien Positif

Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Coronavirus Disease (Covid-19) Kecamatan Turikale Kabupaten Maros, bergerak cepat melakukan assesment data terhadap pasien positif Covid-19, warga Kelurahan Pettuadae Kecamatan Turikale.

Gugus Tugas Covid-19 Turikale Maros Telusuri Riwayat Kontak Pasien Positif

Assesment data dilakukan Camat Turikale, Andi Zulkifli Riswan Akbar didampingi Lurah Pettuadae, A.S Zulkarnain Assagaf bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas setempat.

“Langkah taktis dilakukan melalui assesment data untuk mendeteksi kepada siapa saja warga yang positif ini selalu kontak, selain keluarga dekatnya. Tim juga langsung melakukan isolasi wilayah sekitar rumah pasien di jalan Jenderal Sudirman dan melakukan koordinasi dengan pihak BPBD untuk dilakukan penyemprotan disinfektan ke rumah warga yang masuk zona merah,” ujar Andi Zulkifli Riswan Akbar, Ahad (3/5/2020).

Dia menyampaikan, dari hasil assesment data, ditemukan lima pemuda di jalan Azalea yang sering kontak dengan pasien. Kelima pemuda ini direkomendasikan untuk lakukan rapid tes dan isolasi mandiri.

Dia juga menyamaikan, selain fokus penanganan kasus Covid-19, yang juga perlu diwaspadai adalah penyakit Demam Berdarah (DBD). Apalagi saat ini memasuki pancaroba yang rentan terjadi penyakit DBD.

“Kami terus edukasi warga agar selalu jaga kebersihan lingkungan, lakukan pola hidup sehat. Mengingat ada beberapa lokasi di Kecamatan Turikale ini merupakan pandemi penyakit demam berdarah, ini perlu diwaspadai juga,” ungkapnya.

Perlu diketahui, berdasarkan data terakhir, yang diupdate Sabtu 2 Mei kemarin, pasien positif asal Kecamatan Turikale menjadi yang terbanyak di Kabupaten Maros, jumlah pasien positif ada 7 orang.

Sementara secara keseluruhan di Maros, jumlah pasien positif ada 31 orang, PDP 17 orang dan ODP 188 orang. (*)

Selanjutnya

Stok Beras di Maros Mencukupi Hingga Akhir Tahun 2020

Ming Mei 3 , 2020
Stok beras di wilayah pertanian Kabupaten Maros di masa pandemi Covid-19, diperkirakan masih aman hingga akhir tahun 2020. Hingga saat ini tercatat produksi beras Kabupaten Maros mencapai 157.898 ton. Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Maros, Muhammad Alfian menjelaskan, cukupnya cadangan beras tersebut dikarenakan surplus beras mencapai 72 persen dari kebutuhan […]
Stok Beras di Kabupaten Maros Aman Hingga Akhir Tahun 2020