Apoteker Maros Bersama Kurir Langit Berbagi ke Warga Terdampak Covid-19

Banyak cara untuk meringankan beban warga tak mampu yang terkena dampak dari pandemi coronavirus, di antaranya berbagi paket bahan makanan.

Apoteker Maros Bersama Kurir Langit Berbagi ke Warga Terdampak Covid-19

Seperti yang dilakukan Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Cabang Maros, membagikan paket bahan makanan kepada kaum dhuafa dan warga terdampak Covid-19.

Ketua IAI Cabang Maros, Muhlis mengatakan, kegiatan berbagi ke masyarakat ini dikemas dalam bentuk ‘Gerakan Apoteker Berbagi Bersama Masyarakat’ dalam bentuk pembagian bahan makanan.

Kegiatan ini terbagi dalam dua tim, pertama di Kecamatan Maros Baru, meliputi wilayah Majannang, Manrimisi dan sekitarnya. Tim dua menyisir Kecamatan Mandai, Turikale, Simbang dan Bantimurung.

“Kegiatan ini bentuk keprihatinan teman-teman Apoteker bekerjasama dengan Kurir Langit, terhadap kaum dhuafa di wilayah Maros yang terdampak Covid-19. Dana kegiatan ini bersumber murni dari donasi anggota IAI Maros. Pemberian bantuan ini menjadi ikhtiar Ikatan Apoteker Indonesia Maros untuk saling peduli dan perhatian pada sesama warga, terutama kepada warga yang sangat terdampak pandemi Covid-19,” ungkapnya, Kamis (23/4/2020).

Sekertaris IAI Cabang Maros, Hj Ulfiah Nur Yusuf, menambahkan, mekanisme pemberian bantuan ini dengan turun langsung ke rumah warga guna menjaga protokol phisycal distancing.

“Ini ikhtiar awal Anggota IAI Maros dan insya Allah ke depan kami akan terus menggalang bantuan ekonomi untuk membantu warga, khususnya warga dhuafa di Maros. Atas sumbangan donasi seluruh Anggota IAI Maros, kami mengucapkan banyak terima kasih dan tetap berharap mengajak donatur menyisihkan rezekinya untuk kegiatan amal ini sampai musibah wabah virus ini berakhir. Insya Allah bernilai ibadah, Amin,” ucapnya. (*)

Selanjutnya

Khalifatul Muslimin Maros Dukung Imbauan Beribadah di Rumah

Jum Apr 24 , 2020
Data pantauan Covid-19 di Indonesia setiap hari memperlihatkan peningkatan cukup signifikan. Khusus di Kabupaten Maros, berdasarkan data pada Kamis kemarin, grafik menunjukkan jumlah OPD ada 162 orang, PDP ada 15 orang, pasien positif ada 24 orang dan meninggal dunia 1 orang. Peningkatan yang signifikan ini membuat pemerintah dari pusat ke […]
Khalifatul Muslimin Maros Dukung Imbauan Beribadah di Rumah