Pengunjung Pasar Tramo Maros Sudah Pakai Masker

Pemerintah meminta masyarakat untuk menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah. Kebijakan tersebut sejalan dengan anjuran Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk mencegah penularan coronavirus.

Pengunjung Pasar Tramo Maros Sudah Pakai Masker
Suasana di Pasar Tramo Maros.

Terkait kebijakan itu, warga Maros mulai mengenakan masker saat beraktivitas, termasuk di Pasar Tramo atau Pasar Rakyat Butta Salewangang Maros (Pasar BSM) di Turikale Maros.

Sebagian besar pengunjung telah menggunakan masker, bahkan mereka juga menggunakan fasilitas cuci tangan sebelum memasuki pasar.

Pedagang bahan pokok di Pasara BSM, Najmawati mengatakan, setelah adanya coronavirus hampir semua pembelinya menggunakan masker saat berbelanja.

“Hampir semua pembeli yang datang pakai masker, kebanyakan masker kain,” ujarnya.

Namun ada juga pengunjung yang terlihat belum menggunakan masker.

Seorang pengunjung, Mutia mengatakan, alasan tidak menggunakan masker karena sulitnya mendapat masker, kalaupun ada harganya mahal.

“Susah dapat masker, sebenarnya ada masker kain di rumah, tapi masih basah karena habis dicuci,” jelasnya.

Ia berharap agar keadaan ini cepat membaik dan masyarakat dapat beraktivitas seperti biasanya. (*)

Selanjutnya

Ketua Baznas Maros Raih Sertifikasi Nasional Kompetensi Pengelola Zakat

Sen Apr 13 , 2020
Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Maros, Andi Said Patombongi meraih sertifikasi nasional kompetensi pengelola zakat. Sertifikasi ini diperoleh setelah mengikuti serangkaian proses uji kompetensi yang digelar Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Baznas pusat yang melaksanakan sertifikasi bagi pengelola zakat. Uji sertifikasi ini mengacu pada Standar Kompetensi Kerja Khusus Pengelolaan […]
Ketua Baznas Maros Raih Sertifikasi Nasional Kompetensi Pengelola Zakat