Pemkab Maros Jelaskan Alasan Grand Mall Kembali Dibuka

Grand Mall Maros, akan kembali beroperasi pada 10 April 2020. Hal itu disampaikan melalui Surat Edaran yang dikeluarkan manajemen Grand Mall Maros.

Maros

Kabid Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Maros, Yusriadi Arief mengatakan, imbauan Bupati Maros penutupan tetap diperpanjang sampai 18 April 2020.

Namun yang diperbolehkan buka seperti restauran, rumah makan, cafe dan warkop. Para pengunjung pun tidak diperbolehkan untuk makan di tempat seperti hari-hari sebelumnya.

“Sesuai surat imbauan Bupati Maros, penutupan diperpanjang hingga 18 April. Tapi di dalam Grand Mall Maros itu ada penjual makanan, ada juga penjual bahan pokok yang dibutuhkan masyarakat sehari-hari,” ujarnya, Kamis (9/4/2020).

Sehingga cafe atau warkop tidak dinyatakan ditutup, tetapi hanya dibatasi jam operasionalnya.

“Cafe dan warkop menggunakan sistem pesan antar atau take away,” jelasnya.

Sebelumnya, para pedagang yang berada di wilayah Grand Mall Maros protes waktu ada imbauan warung makan di Kabupaten Maros tetap buka.

“Makanya kami setarakan, biar tidak ada rasa kecemburuan. Jadi pihak Grand Mall bukan maunya untuk tetap membuka, tapi ini juga demi kepentingan pengusaha rumah makan atau warkop yang ada dalam Grand Mall Maros,” tambahnya

Pemerintah daerah memastikan bahwa imbauan itu harus berjalan sesuai dengan arahan yang ditetapkan.

“Jangan sampai dipahami seolah-olah imbauan itu berpihak ke perusahaan besar, tapi harus terlihat bahwa semua pelaku usaha dapat perlakuan yang sama. Imbauan ini semakin menegaskan tidak ada perbedaan untuk kondisi sekarang. Selama ini imbauan Bupati Maros kami kawal terus, juga menerima laporan kalau masih ada yang melanggar, kami akan sidak,” tegasnya. (*)