Chaidir Syam Sediakan Fasilitas Cuci Tangan di Pasar Tramo Maros

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Maros, H.A.S Chaidir Syam, prihatin dengan semakin menyebarnya coronavirus, termasuk di Maros.

Chaidir Syam Terus Bergerak Lakukan Edukasi Wabah Coronavirus
Chaidir Syam saat mengecek fasilitas cuci tangan yang ia siapkan di Pasara BSM.

Dia terus bergerak melalukan edukasi terkait wabah coronavirus, seperti kepada pedagang dan warga di Pasar Tradisional-Moderen atau Tramo Maros, Sabtu (4/4/2020).

Dia juga memantau tempat cuci tangan yang ia sumbangkan secara pribadi untuk digunakan pedagang dan pengunjung pasar.

Fasilitas tempat cuci tangan ini disediakan untuk mengajak masyarakat mencegah penularan virus corona, terutama bagi warga yang terpaksa keluar rumah untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Warga diharapkan selalu mencuci tangan sebelum dan sesudah memasuki kawasan Pasar Tramo Maros atau dikenal juga dengan nama Pasar Rakyat Butta Salewangang Maros (Pasara BSM).

“Alhamdulillah, kesadaran warga Maros untuk merawat fasilitas tempat cuci tangan ini sudah sangat baik, kita lihat sejak kami tempatkan pekan lalu, tempat cuci tangan ini terus digunakan masyarakat dan secara bersama terjaga dengan baik,” ujarnya.

Chaidir Syam, yang juga Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Maros, memang tidak hentinya membantu warga dalam kondisi pandemi Covid-19 yang sudah masuk di Kabupaten Maros.

“Kita terus bergerak dalam upaya penanganan dan pencegahan wabah coronavirus yang sudah masuk di Maros. Alhamdulillah, sampai saat ini sudah ribuan masker kain yang kami bagikan bersama hand sanitizer kapada masyarakat Maros, terkhusus di area publik. Apalagi, masker kain yang dari kemarin kita bagikan ternyata sangat efektif untuk menahan partikel 1-mikron berdasarkan hasil penelitian di University of Cambridge sebesar 69 persen, meski harus tetap menjaga jarak,” jelasnya.

Terkait posisinya sebagai bakal calon Bupati Maros, Chaidir Syam yang telah mengantongi dua rekomendasi dari partai politik ini mengaku menunda sementara waktu untuk melakukan sosialisasi dan fokus dalam misi kemanusiaan.

“Jangan dulu bahas itu, intinya kita bersama fokus untuk mengedukasi warga dan memberikan fasilitas-fasilitas yang dapat mencegah penyebaran coronavirus, insya Allah kita akan terus bergerak dalam misi kemanusiaan ini,” ungkapnya, yang juga Sekretaris DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Maros. (*)

Selanjutnya

Pedagang PTB Maros Tidak Boleh Sediakan Meja dan Kursi

Sab Apr 4 , 2020
Kawasan kuliner maros, Pantai Tak Berombak (PTB) Maros kembali dibuka. Pedagang sepanjang jalan sudah kembali berjualan. Tapi sudah tidak ada lagi meja dan kursi yang disediakan untuk pelanggan, karena pembeli tidak dibolehkan makan di tempat. Di sepanjang jalan juga telah dipasang garis beserta tanda dilarang duduk untuk menegaskan agar warga […]
PTB Maros Buka Tapi Pedagang yang Sediakan Meja dan Kursi Akan Ditertibkan