Gerakan Cegah Covid-19 di Maros Dilakukan Hingga Kelurahan dan Desa

Pemerintah Republik Indonesia hingga pemerintah daerah melalui tim gugus percepatan penanganan Covid-19 telah mengumumkan sejumlah imbauan kepada masyarakat terkait penanganan coronavirus.

Kelurahan di Maros Sebar Imbauan Waspada Covid-19
Pemasangan spanduk waspada penyebaran Covid-19 di Kelurahan Soreang Lau Maros.

Apalagi penyakit yang disebabkan infeksi coronavirus atau Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah menjadi pandemi global.

Tercatat ada 203 negara telah terinfeksi Covid-19, dengan 750.890 kasus terkonfirmasi dan 36.405 kematian, berdasarkan data World Health Organization, Kamis (2/4/2020).

Di Indonesia Covid-19 telah menginfeksi 1.677 warga, berdasarkan data terakhir 1 April, pukul 15.53 WIB. Sementara di Sulawesi Selatan ada 65 pasien positif dan di Maros ada 6 pasien positif, berdasarkan data update Kamis 2 April, pukul 11:44 WITA.

Imbauan untuk mencegah penyebaran Covid-19 juga terus dilakukan, di antaranya dengan social distancing dan work from home atau WFH.

Social distancing merupakan upaya menjaga jarak antara satu orang dengan orang lain dengan berdiam diri atau melakukan aktivitas di rumah saja. Sementara WFH dikenal juga dengan sistim bekerja dari rumah.

Imbauan-imbauan telah disebar luas, termasuk oleh pemerintah daerah Kabupaten Maros.

Sosialisasi terkait upaya pencegahan penyebaran coronavirus dan imbuan juga dilakukan hingga tingkat pemerintah kelurahan dan desa.

Seperti di Kelurahan Soreang Kecamatan Lau Kabupaten Maros juga gencar memberikan sosialisasi kepada masyarakat melalui spanduk dan kunjungan langsung ke warga.

Lurah Soreang, Burhan Jaya mengatakan, melalui sosialisasi, pihaknya berharap masyarakat dapat memahami dan mengerti pentingnya mengikuti imbauan pemerintah dalam upaya pencegahan penyebaran coronavirus.

“Kita proaktif memberikan informasi agar masyarakat dapat memahami upaya memutus mata rantai penyebaran virus. Jangan keluar rumah jika tidak mendesak, karena kita tidak pernah tahu pulang bawa virus atau tidak,” ujarnya, Kamis (2/4/2020).

Selain imbauan dan kunjungan langsung, pihak kelurahan juga melakukan gerakan cegah Covid-19, bersama Babinsa dan Bhabinkantibmas serta tim kesehatan Puskesmas Lau aktif melakukan pemantauan, terutama kepada warga yang baru datang.

Sementara bersama pemuda melalui Karang Taruna Kelurahan Soreang, aktif melakukan menyemprotan disinfektan pada sarana umum dan di lingkungan pemukiman warga. (*)

Selanjutnya

Pemkab Maros Sediakan Layanan Pelaporan dan Call Center Covid-19

Kam Apr 2 , 2020
Pemkab Maros telah menempuh langkah meliburkan sebagian ASN guna mencegah dan mengantisipasi potensi penyebaran coronavirus. Bupati Maros, HM Hatta Rahman juga mengeluarkan imbauan kepada seluruh masyarakat Maros, antara lain mencakup upaya proteksi diri masing-masing dengan menggunakan masker, rutin mencuci tangan, mengkonsumsi makanan bergizi guna meningkatkan imunitas tubuh. “Selain masyarakat Maros […]
Bupati Maros Luncurkan Layanan Pelaporan dan Call Center Covid-19