Grand Mall Maros Tutup Sementara

Pemerintah Kabupaten Maros kian gencar melakukan langkah penanganan penyebaran pendemi Coronavirus Disease 2019 atau Covid-19.

Grand Mall Maros Tutup Sementara
Suasana Grand Mall Maros setelah adanya imbauan untuk menghindari keramaian.

Setelah menutup sejumlah obyek wisata dan kawasan kuliner, Bupati Maros, HM Hatta Rahman kembali mengeluarkan imbuan penutupan area yang dapat mengumpulkan orang banyak.

Kepala Bidang Kepariwisataan Disbudpar Maros, Yusriadi Arief mengatakan, Bupati Maros kembali mengeluarkan Surat Edaran yang ditujukan kepada pengelola pusat perbelanjaan, pemilik rumah makan, restoran, kafe, warkop, rumah bernyanyi, tempat refleksi dan tempat hiburan.

“Surat Edaran itu berisi tiga poin imbauan, di antaranya kepada pengelola pusat perbelanjaan Grand Mall Maros diminta untuk menutup sementara kegiatan operasional,” ujarnya, Rabu (25/3/2020).

Selain itu, tenant yang melakukan usaha di dalam kawasan Grand Mall Maros dan semua pemilik rumah makan, restaurant, kafe, warkop, rumah bernyanyi, tempat refleksi dan tempat hiburan yang ada di Kabupaten Maros diimbau tutup sementara terhitung 25 Maret 2020 sampai 31 Maret 2020.

Dalam poin kedua, pihak pengelola yang tertuju agar melakukan pembersihan pada lingkungan dan lokasi usaha masing-masing, menggunakan pembasmi kuman.

Ada juga catatan terpenting untuk memenuhi kebutuhan pokok masyarakat Maros, khusus toserba Grand Mall Maros yang menyediakan bahan kebutuhan masyarakat sehari-hari diperbolehkan tetap buka, dengan pembatasan jam operasional sampai pukul 20.00 Wita.

“Namun tetap menjalankan protokol kesehatan, menerapkan sosial distancing, menyiapkan thermometer sensor, fasilitas tempat cuci tangan dan hand sanitizer kepada masyarakat yang hendak berbelanja,” jelasnya.(*)

Selanjutnya

Polres Maros Bubarkan Aktivitas Warkop

Rab Mar 25 , 2020
Menindaklanjuti Maklumat Kapolri dan dipertegas Surat Edaran Pemkab Maros, sejumlah area yang dapat menjadi tempat berkumpul banyak ditutup. Hal ini dilakukan sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Coronavirus yang telah masuk di Sulawesi Selatan. Pihak Polres Maros mendatangani warkop dan kafe yang masih buka dan mengimbau pihak pengelola untuk menutup. […]
Polres Maros Bubarkan Aktivitas Warkop