Kapolres Maros Imbau Warga Patuhi Maklumat Kapolri

Pandemi coronavirus Covid-19 terus bertambah di Indonesia, tak terkecuali di Sulawesi Selatan. Hal tersebut ditanggapi Polri dengan menerbitkan Maklumat Kapolri tentang pencegahan Covid-19.

Tindak Lanjuti Maklumat Kapolri, Kapolres Maros Minta Masyarakat Patuhi Himbauan Pemerintah
Kapolres Maros, AKBP Musa Tampubolon.

Dalam Maklumat Kapolri disebutkan bahwa kegiatan sosial, budaya, keagamaan, aliran kepercayaan dalam bentuk seminar, lokakarya, sarasehan dan sejenisnya ditiadakan.

Termasuk untuk kegiatan konser musik, pekan raya, festival, bazaar, pasar malam, pameran dan resepsi keluarga.

Menindak lanjuti Maklumat Kapolri tersebut, Kapolres Maros, AKBP Musa Tampubolon mengimbau masyarakat Maros untuk mematuhinya.

“Untuk kepentingan kita semua, saya menghimbau masyarakat, utamanya warga Maros agar mematuhi imbauan pemerintah dan Maklumat Kapolri. Semuanya demi kepentingan masyarakat,” ujarnya, Ahad (22/3/2020).

Pihaknya berharap masyarakat Maros tidak panik, tidak melakukan pembelian barang secara berlebihan atau panic buying, tidak melakukan penimbunan sembako dan alat-alat kesehatan yang sangat dibutuhkan saat ini.

Selain itu, Kapolres Maros juga mengingatkan masyarakat untuk tidak menyebarkan hoax atau berita bohong terkait wabah Covid-19 yang membuat kepanikan di tengah masyarakat.

“Patroli cyber terus kita lakukan, saya berharap netizen tidak menyebarkan atau membuat berita bohong atau hoax yang dapat menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat, sehingga mengganggu stabilitas Kamtibmas. Pelaku akan kami tindak tegas,” ungkapnya.

Sebelumnya dalam Maklumat Kapolri diimbau agar seluruh pihak tetap tenang, tidak panik dan meningkatkan kewaspadaan di lingkungan masing-masing.

Masyarakat juga diminta mengikuti informasi dan imbauan Pemerintah.

Sesuai Maklumat Kapolri, apabila ditemukan perbuatan yang bertentangan dengan maklumat tersebut, maka Polres Maros akan melakukan tindakan Kepolisian yang diperlukan sesuai ketentuan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. (*)

Selanjutnya

Masker Masih Langka di Maros

Sen Mar 23 , 2020
Sejak merebaknya wabah coronavirus di Indonesia, masyarakat berbondong-bondong membeli masker sebagai langkah pencegahan. Menyebabkan masker mengalami kelangkaan. Seorang warga Maros, Fachmi mengaku saat ini masker semakin susah didapat. “Sejak adanya coronavirus, masker jadi barang langka. Hampir setiap hari saya cari masker di apotek atau supermarket, tapi jarang sekali dapat. Saya […]
Masker Masih Langka di Maros, Apotek Batasi Pembelian