Polisi Wajib Jaga Netralitas di Pilkada Maros

Kapolres Maros, AKBP Musa Tampubolon menyampaikan penegasan kepada seluruh personelnya agar menjaga netralitas pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2020.

Konsep Otomatis
Sie Propam Polres Maros.

Hal tersebut disampaikannya dalam pengarahan pimpinan di lapangan Apel Mapolres Maros di Jalan Jendral Ahmad Yani Turikale Maros, Kamis (30/1/2020).

“Saya tegaskan, seluruh personil Polres Maros netral di Pilkada Maros tahun 2020. Meskipun tidak menutup kemungkinan diantara personel ada yang memiliki hubungan keluarga ataupun kekerabatan dengan salah satu kontestan Pilkada. Tugas kita memberikan jaminan rasa aman selama proses Pilkada berlangsung. Sehingga mampu menciptakan situasi yang aman dan kondusif,” tegasnya.

Adapun, bagi oknum angggota Polres Maros yang tidak netral, akan ada sanksi mulai ringan berupa teguran, sampai berat atau pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH).

“Tentu sanksi telah disiapkan jika ada kedapatan dukung mendukung salah satu calon tertentu di Pilkada Maros,” ucapnya.

Kasi Propam Polres Maros, Iptu Hamzah Dumrah membenarkan intruksi Kapolres Maros tersebut. Menurutnya sanksi terhadap personel yang tidak netral dalam Pilkada bisa sampai pemecatan.

“Kami dari Seksi Profesi dan Pengamanan Personil telah melakukan upaya sosialisasi untuk terus menjaga netralitas dalam setiap Pemilu,” katanya.

Ditambahkannya, saksi ringan hingga pemecatan bisa saja diberikan kepada personie yang terbukti tidak netral dalam Pilkada 2020. (*)

Selanjutnya

Koperasi PNS Maros Semakin Berkembang

Jum Jan 31 , 2020
Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Amanah Maros atau dikenal juga dengan nama Koperasi Pegawai Daerah (Kopemda) Maros mengadakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke-38 tahun buku 2019. RAT ini dihadiri Wakil Bupati Maros, HA Harmil Mattotorang, Kepala Dinas Kopumdag Maros, Kamaluddin Nur, unsur Dekopinda Maros, unsur perbankan, mitra kerja dan ratusan […]
KPRI Amanah Kopemda Maros Semakin Berkembang