KPU Maros: Pendaftar PPK 265 Orang

Proses pendaftaran Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di KPU Maros telah resmi ditutup, Jumat 24 Januari 2020 pada pukul 23.59 wita.

KPU Maros Tutup Pendaftaran PPK 265 Orang
Komisioner KPU Maros, Syaharuddin Datu.

Jumlah pengambilan formulir sejak dibuka 17 Januari lalu, yakni 265 orang. Sementara jumlah pendaftar yang mengembalikan formulir 229 orang.

Komisioner Divisi SDM dan Parmas KPU Maros, Syaharuddin Datu mengatakan, jumlah warga yang datang mengambil formulir sebanyak 265 orang, 159 laki-laki dan 106 perempuan .

“Dari jumlah itu, yang mengembalikan formulir sampai batas waktu yang ditentukan sebanyak 229 orang. Dari jumlah itu, 137 laki-laki dan 92 perempuan,” ujarnya, Sabtu (25/1/2020).

Dia menyampaikan, semua kecamatan sudah memenuhi kuota, yakni dua kali kebutuhan. Jumlah kebutuhan di PPK sebanyak 5 orang per kecamatan.

“Jadi kita tidak akan melakukan perpanjangan pendaftaran,” ucapnya.

Berkas yang sudahg masuk akan diteliti dan ditetapkan melalui rapat pleno. Hasilnya akan diumumkan lulus berkas pada 28-29 Januari.

Peserta yang lulus administrasi akan mengikuti tes tertulis yang menggunakan Computer Assisted Test (CAT) pada 30 Januari di SMKN 1 Maros.

Setelah itu, hasil tes tertulis akan diumumkan, sekaligus meminta tanggapan terkait para calon PPK. Jika tidak ada yang keberatan, maka akan dilanjutkan dengan seleksi wawancara.

“Hasil dari tes CAT, akan mengambil 10 nilai tertinggi. Kemudian, kita umumkan untuk mendapatkan tanggapan. Setelah itu kita masuk tes wawancara kemudian diumumkan 5 orang yang lolos,” jelasnya.

Dia berharap, warga bisa katif membantu KPU dalam memberi masukan dan tanggapan jika ada calon yang dianggap tidak netral. (*)

Selanjutnya

Battala Maros Runners Ikut Aksi Sosial Bantu Perbaiki Rumah Warga Miskin

Sab Jan 25 , 2020
Warga kurang mampu, Sannari (45 tahun), yang tinggal sendiri di rumah reot tidak layak huni di Lingkungan Suli-suli Kelurahan Bontoa Kecamatan Bontoa Kabupaten Maros, menjadi perhatian warga Maros, pekan ini. Sannari bertahan di gubuk reyot peninggalan orangtuanya lantaran tidak ada pilihan lain. Kisah kehidupan Sannari ini pernah viral di awal […]
Battala Maros Runners Ikut Aksi Sosial Bantu Perbaiki Rumah Warga Miskin Suli-suli Bontoa